KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas pagi ini bergerak menurun. Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (10/9) pukul 9.00 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.490,80 per ons troi. Turun 0,56% dibandingkan penutupan kemarin.

Sementara, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.503,30 per ons troi. Harga emas berjangka ini turun 0,52% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin.

Minat risiko yang perlahan kembali serta naiknya yield US Treasury memberatkan langkah harga emas. “Posisi emas sangat bullish sehingga tidak heran ada sejumlah profit taking dan aksi jual sekarang,” kata Bart Melek, head of commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Minat risiko juga kembali meningkat setelah China mengumumkan rencana pemangkasan rasio pencadangan bank sementara bank sentral AS Federal Reserve mengatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

Para trader memperkirakan pemangkasan suku bunga lagi pada rapat The Fed bulan ini. European Central Bank (ECB) pun diramal mengucurkan stimulus pada pertemuan Kamis (12/9).

Wang Tao, analis teknikal Reuters memperkirakan, support teknikal harga emas berada di US$ 1.497 per ons troi. Jika support ditembus, harga emas bisa turun ke US$ 1.453 per ons troi.

Harga emas siang ini masih bergerak menurun. Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (10/9) pukul 10.50 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.489,83 per ons troi. Turun 0,62% dibandingkan penutupan kemarin.

Sementara, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.503,30 per ons troi. Harga emas berjangka ini turun 0,52% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin.

Minat risiko yang perlahan kembali serta naiknya yield US Treasury memberatkan langkah harga emas. “Posisi emas sangat bullish sehingga tidak heran ada sejumlah profit taking dan aksi jual sekarang,” kata Bart Melek, head of commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Minat risiko juga kembali meningkat setelah China mengumumkan rencana pemangkasan rasio pencadangan bank sementara bank sentral AS Federal Reserve mengatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

Para trader memperkirakan pemangkasan suku bunga lagi pada rapat The Fed bulan ini. European Central Bank (ECB) pun diramal mengucurkan stimulus pada pertemuan Kamis (12/9).

Wang Tao, analis teknikal Reuters memperkirakan, support teknikal harga emas berada di US$ 1.497 per ons troi. Jika support ditembus, harga emas bisa turun ke US$ 1.453 per ons troi.

Harga emas siang ini masih bergerak menurun. Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (10/9) pukul 12.00 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.489,47 per ons troi. Turun 0,64% dibandingkan penutupan kemarin.

Sementara, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.503,30 per ons troi. Harga emas berjangka ini turun 0,52% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin.

Minat risiko yang perlahan kembali serta naiknya yield US Treasury memberatkan langkah harga emas. “Posisi emas sangat bullish sehingga tidak heran ada sejumlah profit taking dan aksi jual sekarang,” kata Bart Melek, head of commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Minat risiko juga kembali meningkat setelah China mengumumkan rencana pemangkasan rasio pencadangan bank sementara bank sentral AS Federal Reserve mengatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

Para trader memperkirakan pemangkasan suku bunga lagi pada rapat The Fed bulan ini. European Central Bank (ECB) pun diramal mengucurkan stimulus pada pertemuan Kamis (12/9).

Wang Tao, analis teknikal Reuters memperkirakan, support teknikal harga emas berada di US$ 1.497 per ons troi. Jika support ditembus, harga emas bisa turun ke US$ 1.453 per ons troi.

Source : kontan.co.id