KONTAK PERKASA FUTURES Harga emas spot masih menguat. Senin (5/8) pukul 12.45 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.453,38 per ons troi, menguat 0,87% jika dibandingkan dengan posisi pembukaan. Sementara harga emas untuk kontrak Desember 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.455,40 per ons troi, turun dari harga Jumat lalu pada US$ 1.457,50 per ons troi.

Harga emas bergerak di sekitar level tertinggi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan menerapkan tarif 10% untuk seluruh sisa impor dari China senilai US$ 300 miliar. Trump mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi lagi jika negosiasi dagang tidak ada hasil.

“Harga emas bergerak akibat faktor psikologis. Harga emas telah bergerak di sekitar harga saat ini, antara US$ 1.440-US$ 1.450 beberapa kali dan agak sulit menembus level tersebut sehingga investor menjadi gugup,” kata Georgette Boele, analis ABN Amro seperti dikutip Reuters.

Dia mengatakan, harga emas bisa menembus di atas US$ 1.450 jika dolar tertekan akibat data ekonomi yang melemah.

Pagi ini, indeks dolar berada di 97,94. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini turun dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.

Indeks dolar kembali bergerak di bawah 98 setelah bergerak di atas level tersebut dalam enam hari perdagangan hingga Jumat lalu.

Harga emas spot masih menguat. Senin (5/8) pukul 13.40 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.457,44 per ons troi, menguat 1,15%% jika dibandingkan dengan posisi pembukaan.

Sementara harga emas untuk kontrak Desember 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.455,40 per ons troi, turun dari harga Jumat lalu pada US$ 1.457,50 per ons troi.

Harga emas bergerak di sekitar level tertinggi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan menerapkan tarif 10% untuk seluruh sisa impor dari China senilai US$ 300 miliar. Trump mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi lagi jika negosiasi dagang tidak ada hasil.

“Harga emas bergerak akibat faktor psikologis. Harga emas telah bergerak di sekitar harga saat ini, antara US$ 1.440-US$ 1.450 beberapa kali dan agak sulit menembus level tersebut sehingga investor menjadi gugup,” kata Georgette Boele, analis ABN Amro seperti dikutip Reuters.

Dia mengatakan, harga emas bisa menembus di atas US$ 1.450 jika dolar tertekan akibat data ekonomi yang melemah.

Pagi ini, indeks dolar berada di 97,94. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini turun dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.

Indeks dolar kembali bergerak di bawah 98 setelah bergerak di atas level tersebut dalam enam hari perdagangan hingga Jumat lalu.

Source : kontan.co.id