KONTAK PERKASA FUTURESPamor emas masih ciamik di kalangan investor. Lihat saja, harga emas dunia masih menguat dibanding komoditas logam mulia lainnya.

Mengutip Bloomberg, pukul 17.45 WIB, harga emas Comex untuk kontrak Juni 2019 berada di level US$ 1,289,60 per ons troi. Harga emas naik 0,31% dari harga kemarin US$ 1,285,60 per ons troi. Bahkan sepekan harga emas masih melonjak 0,42%.

Research PT Pruton Mega Berjangka, Cahyo Dewanto mengatakan gejolak politik dunia menjadi katalis utama bagi pelaku pasar berlindung pada asset safe haven seperti emas.

Kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat dan China masih menghantui pelaku pasar. Ini membuat investor berlindung di belakang emas.

“Selain itu, permintaan emas untuk perhiasan tumbuh 1% per tahun menjadi 530,3 ton. “Ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2014. Pendorong pertumbuhannya didorong dari permintaan India,” ujar Cahyo kepada Kontan.co.id, Rabu (8/5).

Selain itu, permintaan emas secara global juga naik. Menurut Laporan World Gold Council, kuartal pertama tahun 2019 pembelian bank sentral akan emas global naik 7% (YoY) menjadi 1.053,3 ton. Biasanya bank-bank sentral membeli 145,5 ton emas per tahun.

Secara teknikal, Cahyo mencatat harga emas berada di bawah garis MA 50,100 dan 200. Indikator RSI juga berada di bawah area 14, stochastic di bawah area 9,6 dan MACD bergerak di area positif. Dia masih merekomendasikan beli emas.

Besok, diperkirakan harga emas bergerak turun karena sudah menguat beberapa hari, dan akan menguat lagi hari selanjutnya. Diperkirakan besok berada di rentang US$ 1,285,05 sampai US$ 1,289,15 per ons troi. Sementara sepekan bergerak di rentang US$ 1,275,10 sampai US$ 1,300,00 per ons troi.

Harga emas kembali naik pada awal perdagangan Rabu (8/5). Pukul 09.35 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2019 di Commodity Exchange ada di US$ 1.287,70 per ons troi, naik 0,16% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.285,60 per ons troi.

Kenaikan harga emas terdorong oleh meningkatnya kekhawatiran investor tentang kelanjutan perundingan dagang Amerika Serikat-China.

Imbasnya, minat investor untuk memburu aset-aset berisiko menurun dan mendorong permintaan aset safe-haven.

Meningkatnya kekhawatiran tentang dampak pada pertumbuhan ekonomi global akibat memburuknya konflik perdagangan AS-China membuat komoditas emas, sebagai aset safe haven mendekati harga tertingginya sejak akhir Maret.

Asal tahu saja, Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington pekan ini untuk melakukan perundingan dagang. Hanya saja, investor ragu apakah kedua negara akan menghasilkan kesepakatan pada perundingan dagang kali ini.

Source : kontan.co.id