PT KP PRESS – Harga emas naik menembus US$ 1.500 per ons troi. Harga emas kembali menyundul level US$ 1.500 setelah turun dari level tersebut dalam dua hari terakhir. Jumat (20/3) pukul 17.00 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.508,24 per ons troi, menguat 2,51% dari posisi kemarin pada US$ 1.471,24.

KONTAK PERKASA FUTURES – “Ini adalah pembelian lindung nilai dari risiko. Meski hanya sehari, apa yang bisa dibeli untuk lindung nilai risiko akhir pekan? Emas atau cash,” kata Jeffrey Halley, senior market analyst OANDA kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA – Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan terakhir jelang akhir pekan. Bursa Eropa pun mayoritas menguat setelah bergerak dalam tekanan sejak awal pekan.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bank-bank sentral mulai mengucurkan likuiditas. “Ini adalah pergerakan yang bergejolak karena likuiditas dan partisipasi pasar menurun,”  kata Stephen Innes, chief market strategist AxiCorp dalam catatan yang dikutip Reuters.

Innes mengatakan bahwa pasar cenderung sepi karena para trader emas bekerja di rumah. Menurut polling Reuters, ekonomi global sudah ada dalam resesi karena tekanan aktivitas ekonomi sudah menyebar.

Cetak rekor tertinggi, sebaiknya tahan dulu untuk beli emas Antam

JAKARTA. Harga emas logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menyentuh level tertinggi sepanjang masa. Sabtu (21/3), harga emas berada di Rp 870.000 per gram. Tren penguatan harga emas logam mulia disinyalir masih akan berlanjut sepanjang semester I tahun ini.

Kenaikan harga emas Antam sejatinya sudah terlihat sejak Jumat (20/3). Harga emas Antam pada Jumat bahkan telah naik dua kali. Pada pagi hari harga emas Antam masih di Rp 824.000 per gram. Namun pada pukul 14.18 WIB harga emas Antam kembali melonjak ke Rp 859.000 per gram atau naik Rp 35.000.

Kenaikan harga emas Antam menurut Ibrahim Direktur TRFX Garuda Berjangka karena pelemahan rupiah. Rupiah di pasar spot kemarin memang sempat berada di level Rp 16.000 per dollar AS. Tapi pada penutupan kurs rupiah di pasar spot di Rp 15.960 per dollar AS. “Kalau dihitung harga emas di bursa Comex pun masih US$ 1.488 per ons troi,” ujar dia, Sabtu (21/3).

Ibrahim menegaskan, kenaikan harga emas dunia sejatinya masih dalam tren mendatar. Sebab sebagian pelaku pasar masih cenderung melepas aset dan memegang dana tunai (cash). “Sekarang tren masih cash is the king karena ketidakpastian,” kata dia.

Fundamental rupiah yang juga masih akan bergerak melemah membuat emas Antam akan terus menguat. “Pekan depan saya memperkirakan harga emas bisa ke Rp 900.000 per per gram,” prediksi Ibrahim. Ini dengan asumsi dollar terus perkasa. Nampak dari dollar indeks yang terus menguat. Jumat (20/3), dollar indeks sempat di 102,82. Prediksi Ibrahim, pekan depan dollar indeks bisa kembali naik ke level 105.

Kenaikan harga emas bahkan bisa ke level Rp 1 juta per gram sepanjang semester I tahun ini. “Selama ketidakpastian maka logam mulia akan naik karena rupiah melemah,” terang Ibrahim. Harga emas spot pun menurutn Ibrahim pekan dengan justru akan kembali ke US$ 1.427 per ons troi.

Meski trennya naik, Ibrahim menyarankan, tahan dulu untuk membeli emas Antam. “Sebaiknya tunggu turun ke Rp 800.000 per gram,” rekomendasi dia. Saat ini menurut dia, harga emas sudah terlalu tinggi dan tidak diimbangi dengan fundamental yang kuat yakni permintaan dan suplai.

Bahkan yang menjual emas akan jauh lebih banyak. Sekedar informasi, harga buyback emas Antam di Rp 791.000 per gram, naik Rp 13.000 per gram pada Sabtu (21/3).

Source : kontan.co.id