PT KP PRESS – Harga emas naik lagi ke US$ 1.592 pada Selasa pagi (03/03/2020). Harga emas naik di awal perdagangan Selasa (3/3). Pada pukul 7,45 WIB, harga emas naik 0,20% ke US$ 1.592,63 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas naik dalam dua hari sejak awal pekan ini. “Harga emas mulai pulih dari pekan lalu ketika banyak aksi jual untuk menarik likuiditas dan menutup margin,” kata Ryan McKay, commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA – McKay mengatakan, ada banyak ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan Maret dua pekan lagi. “Ada pula pemangkasan bank-bank sentral lain yang menjadi support harga emas,” kata McKay.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral akan bertindak sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung ekonomi yang tertekan akibat virus corona.

Bahkan, trader bertaruh bahwa The Fed akan memangkas suku bunga hingga 50 basis point bulan ini. Suku bunga yang lebih rendah akan mengurangi opportunity cost memegang emas, menurunkan yield US Treasury dan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).

Stephen Innes, chief market strategist AxiCorp mengatakan bahwa korelasi negatif antara dolar AS dan emas kembali muncul sejak pesona dolar sebagai safe haven memudar.

Harga emas mulai menanjak setelah anjlok 3,61% di akhir pekan

Harga emas kembali melaju setelah anjlok di akhir pekan lalu. Senin (2/3) pukul 7.29 WIB, harga emas spot naik 0,25% ke US$ 1.589,65 per ons troi.

Kenaikan harga emas ini terjadi setelah koreksi tajam harga emas sebesar 3,61% di akhir pekan lalu. Meski menguat, harga emas masih jauh di bawah level tertinggi tahun ini sebesar US$ 1.659,38 per ons troi yang tercapai pada Senin (24/2) pekan lalu.

Penurunan harga emas di akhir pekan lalu terjadi karena kekhawatiran bahwa penyebaran virus corona akan memerlukan stimulus. Sehingga ada kenaikan taruhan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada rapat Maret ini.

Penurunan suku bunga akan mengurangi opportunity cost memegang emas. Alhasil, harga emas bisa menanjak lagi.

“Pada setiap penurunan, kami memperkirakan ada pembelian karena tren utama harga emas masih naik,” kata Vandana Bharti, assistant vice-president of commodity research SMC Comtrade kepada Reuters.

Pekan lalu, pasar saham mencatat penurunan terburuk sejak krisis finansial 2008. Investor bersiap menghadapi dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi.

Source : kontan.co.id