PT KP PRESS – Harga emas naik lagi menjadi US$ 1.641,99 per ons troi. Harga emas melonjak lagi. Mengutip Bloomberg, Rabu (26/2) harga emas spot pukul 9:25 WIB berada di US$ 1.641,99 per ons troi. Harga ini meningkat 0,42% dari penutupan kemarin US$ 1.635,14 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas sempat berada di level tertingginya dalam tujuh tahun ini karena peringatan dari Amerika Serikat atas penyebaran virus corona yang mengguncang pasar global sehingga mendorong permintaan safe-haven. Hari Senin, harga emas spot menyentuh US$ 1.688,66 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA – Amerika Serikat mulai mempersiapkan diri atas penyebaran virus itu ketika wabah sudah mengancam di Iran, Korea Selatan dan Italia. Efek dari wabah cenderung bergema di luar China karena sebagian besar ekonomi utama di wilayah tersebut diperkirakan akan melambat secara signifikan, berhenti atau menyusut langsung pada kuartal saat ini, menurut jajak pendapat Reuters.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Penyebaran virus yang cepat dan dampaknya pada aktivitas ekonomi global meningkatkan tuntutan untuk pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral global. Di tengah kepanikan atas penyebaran virus corona tersebut, kepercayaan konsumen AS di bulan Februari menunjukkan laju pembelanjaan konsumen yang stabil yang dapat mendukung perekonomian.

Harga emas Antam masih tinggi, waktunya jual atau beli?

Meskipun terkoreksi Rp 10.000, harga emas Antam masih terbilang tinggi di angka Rp 809.000 per gram. Penguatan harga emas didorong oleh wabah virus corona yang membuat investor memilih safe haven sebagai pilihan investasi.

Melihat harga emas yang sudah melambung tinggi Analis HFX Berjangka Ady Pangestu memasang rekomendasi hold bagi yang tertarik berinvestasi pada emas Antam untuk jangka pendek. “Penurunan ini masih akan berlanjut. Dalam kisaran sempit, untuk rekomendasi dalam waktu dekat sebaiknya menunggu perkembangan hingga tiga hari ke depan,” kata Ady kepada Kontan.co.id Selasa (25/2).

Setali tiga uang, Analis Finnex Berjangka Nanang Wahyudin juga memasang rekomendasi hold untuk emas Antam. Selain karena harganya yang sudah terbilang mahal, emas Antam masih berpotensi untuk mengalami koreksi lanjutan. “Mungkin masih akan terkoreksi di bawah level Rp 800.000 per gram selama dua hari ke depan,” kata Nanang.

Kedua analis masih memproyeksikan emas Antam terkoreksi paling tidak hingga dua atau tiga hari ke depan. Pasalnya, harga emas Antam sudah meningkat cukup signifikan dalam perdagangan dua minggu terakhir.

Namun begitu, kedua analis optimistis prospek emas Antam masih akan cerah hingga akhir tahun lantaran ketidakpastian perekonomian global akan terus mendorong harga emas Antam.

Melihat peluang cerah untuk pergerakan emas Antam, Ady memasang proyeksi level tertinggi buyback emas Antam menyentuh Rp 900.000 per gram hingga akhir tahun. Jika mengacu pada perbedaan harga beli dan buyback sebesar Rp 78.000 maka harga jual tertinggi emas Antam dapat mencapai Rp 978.000 per gram.

Nanang memasang proyeksi harga emas Antam lebih tinggi lagi. Nanang memprediksi harga emas Antam dapat melebihi Rp 1 juta per gramnya hingga akhir tahun.

Investor juga harus memperhatikan per selisih harga jual dan harga beli kembali (buyback) yang cukup besar. Alhasil, emas cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba. Jangan lupa untuk memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000.

Source : kontan.co.id