PT KP PRESS – Harga emas naik menuju US$ 1.586,46 per ons troi. Harga emas spot kembali menguat. Mengutip Bloomberg, Selasa (18/2) pukul 08.15 WIB, harga emas spot berada di level US$ 1.586,46 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Posisi tersebut menguat 0,34% dibanding penutupan Senin (17/2) yang berada di US$ 1.581,13 ons troi. Salah satu sentimen pendukung harga emas adalah peluang resesi yang menghantui Singapura dan Jepang. Kedua negara tersebut mendapat dampak paling signifikan dari pelemahan global akibat virus corona.

PT KONTAK PERKASA – Belum lagi, kedua negara tersebut memiliki hubungan dagang yang cukup erat dengan China, negara yang memulai wabah virus corona. Seperti diketahui, Singapura sudah merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini. Sebelumnya, Negeri Singa tersebut memproyeksikan ekonominya dapat tumbuh 0,5% sampai 2,5%, tetapi pada Senin (27/2) lalu dipangkas menjadi -0,5% hingga 1,5%.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sementara ekonomi Jepang lebih buruk lagi. Pada kuartal IV-2019, ekonomi Negeri Matahari tersebut sudah kontraksi 1,6% dibanding kuartal sebelumnya. Ini jadi kontraksi terdalam sejak kuartal iII-2014 lalu.

Namun, janji stimulus fiskal yang akan dikeluarkan China, Hong Kong dan Singapura diprediksi membatasi gerak emas. Selain itu, kasus baru virus corona sudah mulai berkurang. Hingga hari ini, jumlah korban terinfeksi mencapai 73.304 dengan korban jiwa sebanyak 1.872.

Selepas tengah hari, kilau harga emas makin memudar (17/02/2020)

Harga emas makin meredup selepas tengah hari. Mengutip Bloomberg pada Senin (17/2) pada pukul 14.00 WIB, harga emas di pasar spot ada di level US$ 1.582,34 per ons troi alias melemah 0,11%.

Sementara harga emas Comex untuk pengiriman April 2020 tercatat melemah 0,08% ke level US$ 1.585,20 per ons troi.

“Emas memegang tetap dekat dari harga tinggi karena ketidakpastian seputar virus corona yang tetap tinggi, sementara dampak ekonomi yang ditimbulkan masih belum jelas,” kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets seperti dikutip Reuters.

Korban tewas dari wabah virus corona di daratan China mencapai 1.770 pada hari Minggu, naik 105 kasus dari hari sebelumnya.

Epidemi virus corona juga mendorong Singapura untuk menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi 2020, sementara jajak pendapat Reuters menunjukkan produsen Jepang tetap pesimis pada Februari.

Saham Asia melorot dari level tertinggi selama tiga minggu karena investor menimbang dampak jangka pendek pada pertumbuhan ekonomi global akibat virus corona.

Source : kontan.co.id