PT KONTAK PERKASA FUTURES – Melorot pada perdagangan Senin, harga emas terus melaju sejak kemarin. Hari ini, Rabu (7/3) pukul 7.44 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange menguat 0,27% ke US$ 1.338,90 per ons troi.

Dalam dua hari kenaikan, harga untuk emas menguat 1,44%. “Akibat pelemahan dollar AS, harga emas beserta minyak dan logam industri diuntungkan oleh kabar Korea Utara,” kata Ole Hansen, dari Saxo Bank kepada Reuters.

Hansen menambahkan, sinyal Korea Utara untuk membuka pembicaraan nuklir menjadi satu kekhawatiran pasar. Korea Utara dan Selatan menggelar pembicaraan resmi pertama dalam 10 tahun lebih. Hasilnya, Korea Selatan mengungkapkan bahwa Utara siap berdiskusi soal denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS).

Di sisi lain, kekhawatiran perang dagang global makin panas. Setelah AS mengumumkan kenaikan tarif impor aluminium dan baja, Eropa mengumumkan akan mengenakan tarif impor tinggi atas beberapa produk dari AS. “Pasar harus menunggu dan melihat keputusan akhir mengenai tarif ini,” kata Hansen.

Tak seperti komoditas minyak yang ajek menguat dalam tiga hari, pergerakan harga untuk emas cenderung mendatar. Selasa (6/3) pukul 7.57 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange naik 0,25% ke US$ .1323,20 per ons troi ketimbang harga kemarin.

Kemarin, harga emas turun karena penguatan dollar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama lain. “Ada ketakutan bahwa perang dagangn global bisa menekan pertumbuhan ekonomi global,” kata Robin Shar, head of metals research Societe Generale kepada Reuters.

Produksi emas Australia yang merupakan produsen emas terbesar kedua dunia, akan naik seiring sejumlah proyek baru.

Meski menguat di hari ini, harga emas masih lebih rendah ketimbang posisi akhir pekan dan awal pekan lalu. pergerakan harga pun belum melewati level lebih dari US$ 1.333 per ons troi sejak 20 Februari lalu.

Source : kontan.co.id