KONTAK PERKASA FUTURES –¬†Harga komoditas logam mulia makin suram menjelang rapat bank sentral Amerika Serikat (AS). Harga emas hari ini naik tipis setelah susut ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Rabu (2/5) pukul 7.36 WIB, harga untuk emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik 0,05% ke US$ 1.307,40 per ons troi ketimbang penutupan kemarin. Selasa pekan ini, harga emas turun 0,94% ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Dalam dua hari perdagangan hingga kemarin, harga emas turun 1,25%. “Harga emas turun karena dollar AS menguat menjelang pertemuan Federal Reserve,” kata Josh Graves, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Bank Sentral AS diprediksi akan menahan suku bunga pada pertemuan dua hari pekan ini. Tapi, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi bulan depan. “Ada kemungkinan kenaikan suku bunga empat kali tahun ini, makanya dollar AS menguat, dan emas menurun,” imbuh Graves.

Kenaikan suku bunga akan menekan harga emas, karena membuka peluang penambahan aset investasi dengan imbal hasil lebih besar. “MACD dan indikator momentum menunjukkan risiko penurunan dan harga kemungkinan akan turun. Moving average 200 hari berada di US$ 1.304,30,” ungkap Scotia Mocatta, diler emas dalam catatan yang dikutip Reuters.

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM), bergerak turun pada Rabu (2/5).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam hari ini dibanderol Rp 649.000. Harga ini turun Rp 4.000 dari posisi harga Senin (30/4).

Adapun, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini turun lebih dalam yaitu Rp 7.000 menjadi Rp 575.000 per gram.

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:
1 gram : Rp 649.000
5 gram : Rp 3.102.000
10 gram : Rp 6.154.000
25 gram : Rp 15.311.000
50 gram : Rp 30.572.000
100 gram : Rp 61.094.000
250 gram : Rp 152.611.000
500 gram : Rp 305.020.000

Source : kontan.co.id