PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sebagai safe haven utama, gejolak yang terjadi di Amerika Serikat menjadi pendukung utama kinclongnya harga emas sepanjang semester satu 2017 ini. Analis menilai meski tren bullish masih akan terjaga hingga akhir tahun namun kans harga emas menembus ke atas level US$ 1.300 per ons troi sangat kecil.

Mengutip Bloomberg, Selasa (4/7) pukul 15.38 WIB harga emas kontrak pengiriman Agustus 2017 di Commodity Exchange terangkat 0,47% ke level US$ 1.225 per ons troi dibanding hari sebelumnya. Sepanjang paruh pertama tahun 2017 harga emas berhasil melesat 7,10%.

Lukman Leong, Research and Analyst PT Valbury Asia Futures menjelaskan pergerakan emas cukup fluktuatif sepanjang semester satu 2017. Katalis terbesar yang mempengaruhi datang dari Amerika Serikat. Di awal tahun kenaikan emas ditopang oleh terpilihnya Donald Trump, Presiden AS yang menimbulkan kekhawatiran global dan memicu naiknya daya tarik safe haven seperti emas.

Walau memang di awal pembukaan tahun harga emas sempat menyentuh ke level terendahnya sejak Desember 2016 yang dicapai pada 3 Januari 2017 yakni di posisi US$ 1.170,20. “Sempat ada euforia kemenangan Trump dan suntikan harapan akan kebijakan-kebijakan Trump dan itu sesaat meningkatkan risk appetite pelaku pasar dan menekan emas,” tutur Lukman.

Hanya saja memasuki pertengahan kuartal dua 2017, hrga emas kembali melambung setelah ketidakstabilan politik memuncak di AS. Keterlibatan Rusia dalam kampanye Trump membuat USD tersungkur dan ini dimanfaatkan emas untuk terbang tinggi. Ditambah lagi kenaikan suku bunga The Fed mulai diragukan. Efeknya pada 6 Juni 2017 harga emas mencapai level tertingginya di US$ 1.297,50 per ons troi atau tertinggi sejak November 2016.

“Tren ke depannya masih akan bullish, dengan keraguan pasar akan langkah ekonomi Trump ke depannya peluang The Fed menaikkan suku bunga sekali lagi di tahun 2017 masih kecil,” tebak Lukman. Jika kenaikan gagal dilakukan atau hanya sekali sesuai prediksi maka harga emas masih akan bisa bergerak di atas US$ 1.250 per ons troi.

Source : kontan.co.id