PT KP PRESS – Harga emas kembali rebound, setelah sempat melorot kemarin. Rabu (12/2) pukul 07.50 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.571,10 per ons troi, naik 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.570,10 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Kemarin, harga emas sempat jatuh karena investor beralih ke aset berisiko setelah jumlah kasus virus corona menurun tajam, sehingga meredakan kekhawatiran atas efeknya ke pertumbuhan ekonomi global.

PT KONTAK PERKASA – Meski begitu, “Latar belakang bullish emas dalam jangka panjang akan tetap, terutama didukung permintaan fisik dari bank sentral dan meningkatnya risiko terhadap pertumbuhan ekonomi global yang akan memicu gelombang lain stimulus di seluruh dunia,” jelas Edward Moya, analis pasar senior OANDA dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Asal tahu saja, kemarin, dalam kesaksian di depan Kongres AS, Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell menyatakan ekonomi AS baik-baik saja, sehingga bank sentral tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level saat ini.

Namun, Powell mengingatkan potensi ancaman virus corona bisa menggoyahkan kesehatan ekonomi dalam jangka panjang.

Harga emas kembali rebound setelah tergelincir kemarin

Harga emas kembali rebound, setelah sempat melorot kemarin. Rabu (12/2) pukul 07.50 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.571,10 per ons troi, naik 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.570,10 per ons troi.

Kemarin, harga emas sempat jatuh karena investor beralih ke aset berisiko setelah jumlah kasus virus corona menurun tajam, sehingga meredakan kekhawatiran atas efeknya ke pertumbuhan ekonomi global.

Meski begitu, “Latar belakang bullish emas dalam jangka panjang akan tetap, terutama didukung permintaan fisik dari bank sentral dan meningkatnya risiko terhadap pertumbuhan ekonomi global yang akan memicu gelombang lain stimulus di seluruh dunia,” jelas Edward Moya, analis pasar senior OANDA dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Asal tahu saja, kemarin, dalam kesaksian di depan Kongres AS, Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell menyatakan ekonomi AS baik-baik saja, sehingga bank sentral tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level saat ini.

Namun, Powell mengingatkan potensi ancaman virus corona bisa menggoyahkan kesehatan ekonomi dalam jangka panjang.

Source : kontan.co.id