PT KP PRESS – Harga emas Antam naik Rp 9.000 pada hari ini.

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam, Jumat (1/11) berada di Rp 764.000. Harga tersebut naik Rp 9.000 dari Kamis (31/10).

PT KONTAK PERKASA – Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam naik Rp 10.000 menjadi Rp 684.000.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp 406.500
  • Harga emas Antam  1 gram: Rp 764.000
  • Harga emas Antam  5 gram: Rp 3.640.000
  • Harga emas Antam  10 gram: Rp 7.215.000
  • Harga emas Antam  25 gram: Rp 17.930.000
  • Harga emas Antam  50 gram: Rp 35.785.000
  • Harga emas Antam  100 gram: Rp 71.500.000
  • Harga emas Antam  250 gram: Rp 178.500.000
  • Harga emas Antam  500 gram: Rp 356.800.000
  • Harga emas Antam  1.000 gram: Rp 701.600.000

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya.

Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Harga emas kembali bergerak di atas level US$ 1.500 per ons troi sejak kemarin. Jumat (1/11) pukul 7.44 WIB, harga emas spot turun tipis ke US$ 1.511,99 per ons troi dari posisi kemarin pada US$ 1.512,99 per ons troi.

Harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange pun turun tipis ke US$ 1.514,60 per ons troi dari harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.514,80 per ons troi. Kemarin, harga emas menguat lebih dari 1% ditopang oleh pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan bank-bank sentral lain, serta ketidakpastian kelanjutan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Harga emas sudah menguat 2,75% sepanjang bulan Oktober. Harga emas pun sudah jauh lebih tinggi ketimbang harga rata-rata emas sejak awal tahun yang berada di US$ 1.377,59 per ons troi.

“The Fed menurunkan suku bunga dan ini bisa menimbulkan inflasi, sehingga orang-orang melihat suku bunga yang lebih rendah akan menyebabkan inflasi dan memicu kenaikan harga emas,” kata Michael Matousek, head trader pada US Global Investors kepada Reuters.

Bank sentral AS Federal Reserve memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya pada Rabu (30/10) lalu. Tapi, bank sentral mengisyaratkan tidak ada lagi pemangkasan hingga tutup tahun.

Nilai tukar dolar pun melemah dalam lima hari perdagangan berturut-turut hingga hari ini. Bahkan, indeks dolar terus bergerak di bawah 98 dalam 2,5 pekan terakhir.

Di sisi lain, kesepakatan dagang AS dan China belum memuaskan pasar keuangan. AS mengungkapkan bahwa kedua negara tengah melanjutkan pembicaraan untuk menyusun kesepakatan. “Kesepakatan Fase Satu diprediksikan hanya menimbulkan dampak terbatas bagi ekonomi AS,” kata Joni Teves, strategist UBS dalam catatan.

Source : kontan.co.id