PT KP PRESS – Harga emas antam naik pada perdagangan Rabu (4/12).

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 753.000. Artinya harga ini naik Rp 6.000 dari perdagangan Selasa (3/12)

PT KONTAK PERKASA – Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam berada pada di Rp 670.500 atau naik Rp 7.500 dari sesi sebelumnya.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 401.000

Harga emas 1 gram: Rp 753.000

Harga emas 5 gram: Rp 3.585.000

Harga emas 10 gram: Rp 7.105.000

Harga emas 25 gram: Rp 17.505.000

Harga emas 50 gram: Rp 35.235.000

Harga emas 100 gram: Rp 69.800.000

Harga emas 250 gram: Rp 175.750.000

Harga emas 500 gram: Rp 351.300.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 702.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Emas spot ke level US$ 1.477,83, melayang di level tertinggi satu bulan

Harga emas masih melayang di level tertinggi satu bulan, Rabu (4/12). Setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang membuyarkan harapan akan adanya kesepakatan lebih cepat dengan China.

Mengutip Bloomberg, pukul 9.39 WIB, emas spot ke level US$ 1.477,83 per ons troi atau naik 0,01% dari sesi sebelumnya. Logam mulia ini naik 1,04% kemarin menyentuh level tertinggi sejak 7 November.

Sedangkan, emas berjangka pengiriman Februari 2020 ke level US$ 1.483,50 per ons troi atau turun 0,06%. Setelah sebelumnya, membukukan kenaikan 1,03%.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa (3/12) mengatakan kesepakatan perdagangan dengan China mungkin harus menunggu sampai pemilihan presiden AS pada November 2020.

Sebelumnya, Trump juga mengumumkan tarif impor baja dan aluminium asal Brasil dan Argentina pada hari Senin.

Sentimen negatif juga datang dari pernyataan Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross yang menolak tenggat waktu apa pun dalam kesepakatan perdagangan dengan China dan melancarkan serangan baru terhadap raksasa telekomunikasi Huawei.

Source : kontan.co.id