PT KONTAK PERKASA – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terkoreksi pada hari ini. Mengutip situs logammulia.com pada Kamis(14/2) harga emas batangan antam mencapai Rp 664.000 per gram. Angka ini turun Rp 3.000 per gram dari perdagangan sebelumnya yakni Rp 667.000 per gram.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim menilai bahwa harga untuk emas masih berada dalam tren bullish meski ada koreksi. “Pergerakan harga emas Antam salah satunya dipengaruhi oleh harga emas spot,” kata Ibrahim kepada Kontan.co.id, Kamis (14/2).

Mengutip Bloomberg pada Kamis (14/2) harga emas global stagnan di US$ 1.306 per ons troi. Harga emas spot yang stagnan membuat harga emas Antam sedikit terkoreksi. Selain itu rupiah juga dalam tren terkoreksi dalam beberapa hari ke belakang. Tetapi, emas Antam masih bisa bertahan di level aman.

Ibrahim menilai fokus emas global saat ini terhadap permasalahan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang sepertinya belum ada sinyal positif. Padahal tenggat waktu kesepakan kedua belah pihak kurang dari dari sebulan lagi. Presiden AS, Donald Trump Jumat (15/2) berencana memberikan testimoni terkait perang dagang.

“Sekarang Trump agak positif tapi saya ragu, karena biasanya Trump suka berbalik arah,” kata Ibrahim. Fokus pembahasan perang dagang saat ini adalah hak kekayaan intelektual AS. Ia berpendapat jika belum ada titik terang maka besar kemungkinan pertemuan 1 Maret mendatang AS jadi menerapkan kenaikan biaya impor China.

Ibrahim memprediksi harga untuk emas global besok sekitar US$ 1.300-US$ 1.311 per ons troi. Sedangkan sepekan berada di level US$ 1.296-US$ 1.316 per ons troi.

Sementara harga untuk emas Antam diramal tidak terlalu jauh dari posisi hari ini. Di mana perkiraan harganya untuk besok di level Rp 664.000-Rp 668.000 per gram. Sedangkan sampai akhir tahun bisa mencapai Rp 685.000 per gram.

Analis Central Capital Futures, Wahyu Tri Laksono mengatakan emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) secara jangka panjang akan naik. Meskipun pada hari ini emas batangan antam terkoreksi.

Mengutip situs logammulia.com pada Kamis(14/2) harga emas batangan antam mencapai Rp 664.000 per gram. Angka ini turun Rp3.000 per gram dari perdagangan sebelumnya yakni Rp 667.000 per gram.

Kata Wahyu emas antam terkoreksi karena kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terkoreksi. Mata uang Garuda pada Kamis (14/2) terkoreksi 0,22% di level Rp 14.090 per dollar AS.

Selain itu harga emas spot yang stagnan membuat harga emas antam turun. “Jadi bulan ini wajar terkoreksi setelah awal tahun harga emas cukup tinggi,” kata Wahyu kepada Kontan, Kamis (14/4).Ia menambahkan meski terkoreksi harga emas spot sekarang dalam tren buy on weekness.

Tahun ini The Fed sepertinya tidak terlalu agresif menaikkan suku bunga acuannya. Sehingga, kinerja emas antam sampai dengan akhir tahun ini masih bisa sedikit lebih baik dari tahun lalu.

Untuk besok ia meramal emas antam masih stagnan di Rp 664.000 per gram. Sampai dengan akhir tahun 2019, ia memprediksi emas antam berada di kisaran Rp 680.000-Rp 690.000 per gram.

Wahyu merekomendasikan buy on weekness kepada investor untuk membeli emas antam dengan kisaran harga mendekati Rp 650.000 per ons troi. Tetapi, bagi investor yang agresif ia menyarankan untuk beli emas antam sekarang.

Source : kontan.co.id