KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas dunia yang menembus US$ 1.300 per ons troi sejak Jumat pekan lalu menjadi penyokong harga emas Aneka Tambang (Antam) yang saat ini berada di level Rp 666.000 per gram.

Mengutip situs Logam Mulia, harga untuk emas Antam pada Senin (28/1) berada di posisi Rp 666.000 per gram. Harga ini turun Rp 2.000 dari Sabtu lalu pada Rp 668 per gram. Tapi, harga emas hari ini masih lebih tinggi daripada Rp 658.000 per gram pada Jumat (25/1).

“Penguatan harga emas Antam masih dipengaruhi dari Amerika Serikat (AS), yakni prediksi keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk menangguhkan kenaikan suku bunga acuan,” jelas analis Monex Investindo Futures, Ahmad Yudiawan.

Selain itu, Yudi menambahkan bahwa pertemuan antara China dan AS pada Rabu dan Kamis mendatang juga memberi kecemasan tersendiri apabila tidak mencapai kesepakatan yang diharapkan.

Atas kondisi yang serba tidak pasti tersebut, dollar AS akhirnya melemah dan membuat permintaan emas naik karena menjadi investasi paling aman saat ini. Hal ini pula yang terjadi pada kenaikan harga untuk emas Antam. Yudi melihat tren harga emas Antam akan meningkat atau bullish. “Sepanjang harga emas dunia tertopang naik, ini pula akan berimbas pada emas Antam,” tambahnya.

Yudi memproyeksikan harga emas Antam akan bergerak di kisaran Rp 666.000 per gram–Rp 670.000 per gram pada kuartal I. Sementara pada akhir tahun, emas Antam diproyeksikan bergerak di area Rp 680.000 per gram–Rp 670.000 per gram.

Harga emas Aneka Tambang (Antam) terkoreksi tipis setelah melonjak pada akhir pekan lalu. Harga emas Aneka Tambang (Antam) berada di Rp 666.000 per gram pada Senin (28/1), turun Rp 2.000 dari hari Sabtu lalu. Meski terkoreksi, harga emas Antam hari ini masih lebih tinggi ketimbang lima hari perdagangan pekan lalu.

Dengan harga yang diperkirakan terus merangkak, apakah emas Antam layak beli?

Analis Asia Trade Points Futures, Deddy Yusuf Siregar mengatakan, kekhawatiran pelaku pasar terhadap kondisi politik dan ekonomi Amerika Serikat (AS), dapat membawa harga emas Antam kembali melonjak. “Emas menjadi investasi safe haven di tengah ketidakpastian kondisi politik dan ekonomi global saat ini,” kata Deddy, Senin (28/1).

Namun begitu, Deddy merekomendasikan untuk wait and see bagi para investor yang belum memiliki posisi di pasar emas Antam.

Sementara analis Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono, tetap merekomendasikan pembelian emas Antam. “Harga emas Antam dalam jangka panjang memang akan selalu naik. Di tahun 2019, terutama pada kuartal I, performa emas Antam akan less hawkish dibandingkan dengan tahun 2018. Justru di sini daya jualnya,” tuturnya.

Secara lebih spesifik, Wahyu merekomendasikan untuk membeli emas Antam jika harga masih berada di kisaran Rp 650.000 per gram–Rp 680.000 per gram, dan menjualnya saat emas Antam berada di atas Rp 680.000 per gram–Rp 700.000 per gram.

“Harga Rp 666.000 masih layak untuk buy,“ kata Wahyu.

Source : kontan.co.id