PT KONTAK PERKASA –¬†Harga emas antam bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) bergerak naik sentuh rekor tertinggi sepanjang masa.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam, Jumat (6/9) berada di Rp 765.000. Harga tersebut turun Rp 10.000 dari posisi, Kamis (5/9).

Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam turun Rp 12.000 menjadi Rp 688.000. Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:

0,5 gram: Rp 407.000

1 gram: Rp 765.000

5 gram: Rp 3.645.000

10 gram: Rp 7.225.000

25 gram: Rp 17.955.000

50 gram: Rp 35.835.000

100 gram: Rp 71.600.000

250 gram: Rp 181.250.000

500 gram: Rp 357.300.000

1.000 gram: Rp 724.600.000

Harga emas spot melemah. Data Bloomberg, Jumat (6/9) Pukul 09.15 WIB harga emas melemah 0,18% di angka US$ 1.516,26 per ons troi.

Adapun penutupan kemarin harga emas di angka US$ 1.519,05 per ons troi. Sedangkan harga emas kontrak pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange juga melamah 0,11% di angka US$ 1.523,80 per ons troi, jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin US$ 1.525,50 per ons troi.

Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dirilis positif kemarin dan rencana negosiasi dagang AS China yang akan digelar Oktober menjadi penekan harga logam mulia ini.

“Harga emas yang tinggi terpapar oleh kuatnya data yang dirilis oleh ADP dan ISM serta penguatan di pasar obligasi,” kata Tai Wong, head of base and precious metals derivatives trading BMO kepada Reuters.

Konfirmasi Kementerian Perdagangan China bahwa AS dan China akan bertemu di awal Oktober untuk negosiasi tatap muka turut menimbulkan harapan penyelesaian perang dagang.

“Sentimen risiko yang dipicu oleh situasi perdagangan menyebabkan para pelaku pasar melepas aset,” kata Daniel Ghali, commodity strategist TD Securities.

Hari ini, investor akan menunggu data pembayaran gaji yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS. Data tenaga kerja menjadi salah satu indikator kesehatan ekonomi AS. Jika data pembayaran gaji meningkat, harga emas berpeluang terkoreksi lagi.

“Tapi di luar resolusi perdagangan, pasar emas bullish karena kondisi ekonomi global masih lemah. Harga emas bisa terkoreksi, tapi outlook masih positif,” kata Wong.

Harga emas spot melemah. Data Bloomberg, Jumat (6/9) Pukul 10.00 WIB harga emas melemah 0,27% di angka US$ 1.514,91 per ons troi.

Adapun penutupan kemarin harga emas di angka US$ 1.519,05 per ons troi. Sedangkan harga emas kontrak pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange juga melamah 0,10% di angka US$ 1.524,00 per ons troi, jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin US$ 1.525,50 per ons troi.

ata ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dirilis positif kemarin dan rencana negosiasi dagang AS China yang akan digelar Oktober menjadi penekan harga logam mulia ini.

“Harga emas yang tinggi terpapar oleh kuatnya data yang dirilis oleh ADP dan ISM serta penguatan di pasar obligasi,” kata Tai Wong, head of base and precious metals derivatives trading BMO kepada Reuters.

Konfirmasi Kementerian Perdagangan China bahwa AS dan China akan bertemu di awal Oktober untuk negosiasi tatap muka turut menimbulkan harapan penyelesaian perang dagang.

“Sentimen risiko yang dipicu oleh situasi perdagangan menyebabkan para pelaku pasar melepas aset,” kata Daniel Ghali, commodity strategist TD Securities.

Hari ini, investor akan menunggu data pembayaran gaji yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS. Data tenaga kerja menjadi salah satu indikator kesehatan ekonomi AS. Jika data pembayaran gaji meningkat, harga emas berpeluang terkoreksi lagi.

“Tapi di luar resolusi perdagangan, pasar emas bullish karena kondisi ekonomi global masih lemah. Harga emas bisa terkoreksi, tapi outlook masih positif,” kata Wong.

 

Source : kontan.co.id