PT KP PRESS – Harga emas Antam naik Rp 4.000 pada Jumat (3/1/2020) ini.

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 766.000. Harga ini naik Rp 4.000 dari perdagangan Kamis (2/1).

PT KONTAK PERKASA – Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp 683.000, atau naik Rp 5.000 dari posisi kemarin.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 407.500

Harga emas 1 gram: Rp 766.000

Harga emas 5 gram: Rp 3.650.000

Harga emas 10 gram: Rp 7.235.000

Harga emas 25 gram: Rp 17.980.000

Harga emas 50 gram: Rp 35.885.000

Harga emas 100 gram: Rp 71.700.000

Harga emas 250 gram: Rp 175.250.000

Harga emas 500 gram: Rp 355.800.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 699.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Makin berkilau, harga emas kembali cetak rekor tertinggi

Harga emas hari ini terus mendaki dan mencetak rekor tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir. Pendakian logam mulia masih dengan dukungan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), meski mulai menguat.

Mengacu Bloomberg pukul 21.10 WIB, harga emas hari ini di pasar spot naik 0,71% menjadi US$ 1.528,01 per ons troi, setelah menyentuh level tertinggi sejak 25 September di US$ 1.525,20 pada Selasa (31/12) lalu.

“Kami melihat sedikit kenaikan kembali dalam dolar, tetapi jika Anda melihat pergerakan yang kami lihat (dalam beberapa hari terakhir), itu mungkin mendukung harga emas untuk sementara,” kata Analis OANDA Craig Erlam kepada Reuters.

Menurut Erlam, korelasi negatif antara dolar AS dan emas adalah yang benar-benar mendorong harga emas dari US$ 1.480 menjadi US$ 1.520. Tapi, penguatan lebih lanjut mata uang negeri uak Sam bisa memberi tekanan terhadap harga emas.

Terhadap rival utama, dolar AS hari ini naik 0,3%, tetapi masih diperdagangkan tidak jauh dari level terendah dalam enam bulan terakhir yang terukir Selasa (31/12) lalu.

Erlam menambahkan, keputusan China untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut juga mendukung harga emas.

Source : kontan.co.id