PT KP PRESS – Harga emas turun kembali di US$ 1.972,61 per ons troi. Harga emas spot melandai. Setelah sempat perkasa di awal perdagangan pekan ini, harga emas spot pukul 14:15 WIB turun 0,16% ke US$ 1.972,61 per ons troi dibandingkan penutupan sebelumnya. “Meski emas sudah naik sekitar 30% di tahun ini, kami percaya masih ada banyak sisi positif dalam reli harga emas ini,” kata analis ANZ dalam memonya kepada Reuters.

KONTAK PERKASA FUTURES – Lebih lanjut, harga emas disebut memiliki latar belakang yang tetap kondusif. “Dengan dukungan yang tak tergoyahkan dari bank sentral, kemungkinan akan melihat kebijakan pelonggaran moneter tetap di banyak negara untuk masa mendatang, ini akan menjaga hasil obligasi rendah dan meningkatkan ekspektasi inflasi dan berpotensi menjaga dolar AS lemah,” jelas ANZ. Hal tersebut pun langsung memoles pesona emas di tahun ini. Bahkan, ANZ menargetkan harga si kuning bisa mencapai US$ 2.300 per ons troi dalam 12 bulan mendatang.

PT KONTAK PERKASA – Pesona emas juga didukung lonjakan kasus virus corona yang kembali merebak di sejumlah negara. Contohnya di AS, Brasil hingga Australia. Di AS sendiri, virus corona telah menginfeksi 4,6 juta orang dan lebih dari 17,96 juta di seluruh dunia.  AS pun menyebut, sedang dalam fase baru dalam wabah virus corona dengan penyebaran yang luar biasa luas di kawasan pedesaan maupun kota. Harga emas spot bergerak naik lagi. Harga emas spot pukul 13:14 WIB naik 0,04% ke US$ 1.976,58 per ons troi dibandingkan penutupan sebelumnya.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – “Meski emas sudah naik sekitar 30% di tahun ini, kami percaya masih ada banyak sisi positif dalam reli harga emas ini,” kata analis ANZ dalam memonya kepada Reuters. Lebih lanjut, harga emas disebut memiliki latar belakang yang tetap kondusif. “Dengan dukungan yang tak tergoyahkan dari bank sentral, kemungkinan akan melihat kebijakan pelonggaran moneter tetap di banyak negara untuk masa mendatang, ini akan menjaga hasil obligasi rendah dan meningkatkan ekspektasi inflasi dan berpotensi menjaga dolar AS lemah,” jelas ANZ.

Hal tersebut pun langsung memoles pesona emas di tahun ini. Bahkan, ANZ menargetkan harga si kuning bisa mencapai US$ 2.300 per ons troi dalam 12 bulan mendatang. Pesona emas juga didukung lonjakan kasus virus corona yang kembali merebak di sejumlah negara. Contohnya di AS, Brasil hingga Australia. Di AS sendiri, virus corona telah menginfeksi 4,6 juta orang dan lebih dari 17,96 juta di seluruh dunia. AS pun menyebut, sedang dalam fase baru dalam wabah virus corona dengan penyebaran yang luar biasa luas di kawasan pedesaan maupun kota.

Source : kontan.co.id