PT KP PRESS – Harga emas turun pada hari ini, optimisme investor akan pemulihan ekonomi jadi pemicu. Harga emas kembali terkoreksi pada awal perdagangan hari ini, Kamis (4/6). Pukul 07.25 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.702,70 per ons troi, turun 0,12% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.704,80 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Koreksi harga emas terjadi karena investor mulai beralih dari safe haven ke saham didukung optimisme pemulihan ekonomi setelah krisis akibat virus corona. Bursa saham AS naik tinggi pada akhir perdagangan Rabu (3/6). “Ada sentimen risk on yang kuat.. pasar saham AS mulai berbalik naik,” kata Phil Streible, kepala strategi pasar Blue Line Futures Chicago seperti dikutip Reuters.

PT KONTAK PERKASA – Indeks pasar saham global naik dan euro menguat terhadap dolar pada hari Rabu karena pelonggaran pembatasan dan harapan untuk lebih banyak stimulus moneter meningkatkan kepercayaan investor. Sentimen juga didukung oleh data yang menunjukkan payroll swasta AS turun kurang dari yang diharapkan pada Mei, menunjukkan PHK mereda ketika bisnis dibuka kembali.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Juga, data dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas industri jasa AS mendorong level terendah 11 tahun pada Mei. “Itu (data ekonomi terbaru) menunjukkan bahwa mungkin segalanya akan kembali lebih cepat dari yang diharapkan,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Haberkorn menambahkan, fundamental pendukung untuk emas seperti suku bunga yang lebih rendah dan program pelonggaran kuantitatif tidak berubah, dalam jangka panjang emas harusnya naik lebih tinggi.

Harga emas spot bergerak di US$ 1.704,41 per ons troi

Harga emas bergerak naik. Mengutip Bloomberg, Kamis (4/6) pukul 09.30 WIB, harga emas spot bergerak di US$ 1.704,41 per ons troi.  Harga ini naik 0,28% dibandingkan penutupan kemarin.

Awal perdagangan, harga emas spot ini sempat terkoreksi karena investor mulai beralih dari safe haven ke saham didukung optimisme pemulihan ekonomi setelah krisis akibat virus corona. Bursa saham AS naik tinggi pada akhir perdagangan Rabu (3/6).

“Ada sentimen risk on yang kuat.. pasar saham AS mulai berbalik naik,” kata Phil Streible, kepala strategi pasar Blue Line Futures Chicago seperti dikutip Reuters.

Indeks pasar saham global naik dan euro menguat terhadap dolar pada hari Rabu karena pelonggaran pembatasan dan harapan untuk lebih banyak stimulus moneter meningkatkan kepercayaan investor.

Sentimen juga didukung oleh data yang menunjukkan payroll swasta AS turun kurang dari yang diharapkan pada Mei, menunjukkan PHK mereda ketika bisnis dibuka kembali.

Juga, data dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas industri jasa AS mendorong level terendah 11 tahun pada Mei.

“Itu (data ekonomi terbaru) menunjukkan bahwa mungkin segalanya akan kembali lebih cepat dari yang diharapkan,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Haberkorn menambahkan, fundamental pendukung untuk emas seperti suku bunga yang lebih rendah dan program pelonggaran kuantitatif tidak berubah, dalam jangka panjang emas harusnya naik lebih tinggi.

Source : kontan.co.id