PT KP PRESS – Harga emas naik tipis ke US$1.778 per ons troi pada pagi hari ini (1/12). Harga emas spot naik tipis pada awal perdagangan di kawasan Asia pada hari ini karena investor menimbang optimisme atas prospek vaksin Covid-19 terhadap lonjakan infeksi dan kemungkinan tindakan pembatasan untuk memerangi pandemi yang berisiko menggagalkan pemulihan ekonomi global

KONTAK PERKASA FUTURES – Selasa (1/12) pukul 08.30 WIB, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$ 1,778.76 per ons troi. Sementara harga emas berjangka kontrak pengiriman Februari 2021 sedikit berubah ke level US$ US$ 1.780,50 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA – Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mendapat tekanan dari potensi vaksin Covid-19 yang kian cerah. Ini terjadi setelah seorang pejabat tinggi pemerintah Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, warga AS bisa mulai menerima vaksinasi virus corona sebelum Natal.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Hal tersebut dimungkinkan setelah Moderna Inc meminta otorisasi darurat AS untuk izin vaksin Covid-19 setelah studi tahap akhir menunjukkannya vaksin ini 94,1% efektif dan tanpa masalah keamanan yang serius.

Di sisi lain, kasus Covid-19 baru di AS mencapai 1,1 juta hanya di pekan lalu saja. Jumlah pasien di rumah sakit juga mencapai rekor baru, dengan California berencana memberlakukan perawatan di rumah.

Prospek pemulihan ekonomi juga meredup setelah data menunjukkan kontrak untuk membeli rumah di Negeri Paman Sam kembali melemah di bulan Oktober. Saat yang sama aktivitas di pabrik di Midwest dan Texas melambat pada bulan November.

Menahan keuntungan emas, Presiden terpilih AS Joe Biden mencalonkan mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen sebagai menteri keuangan. Sementara Arizona dan Wisconsin konfirmasi suara negara bagian setelah dirongrong perselisihan dengan Presiden Donald Trump.

Harga emas naik turun, platform Treasury tawarkan fitur rencana emas

Pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti permintaan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga kondisi perekonomian negara. Meskipun begitu, dalam jangka pendek harga emas terkadang bergerak turun, namun untuk jangka waktu cukup lama harganya cenderung mengalami kenaikan.

Platform Treasury mencatat, harga emas di Indonesia telah mengalami peningkatan sebesar 46,14% jika dibandingkan dengan harga emas dua tahun lalu, atau naik sebesar Rp 260.473 per gram. Sedangkan berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Gold Price, harga emas mengalami kenaikan sebesar 72,13% jika dibandingkan dengan harga pada 5 tahun lalu.

Sementara itu, platform Treasury meluncurkan fitur baru yakni Rencana Emas untuk memudahkan investor dalam berinvestasi emas. Ini berkaca dari masih rendahnya kemampuan masyarakat untuk menyisihkan dananya secara alami.

Narantara Sitepu, Head of Marketing and Communication Treasury mengungkapkan, butuh dorongan yang kuat, untuk membantu masyarakat agar dapat menyimpan. Karenanya, Treasury mempersembahkan fitur Rencana Emas, untuk mendukung masyarakat mewujudkan tujuan finansial yang dimiliki. Peluncuran fitur baru juga bertepatan dengan ulang tahun Treasury di 21 November 2020.

Source : kontan.co.id