PT KP PRESS – Harga emas naik 0,13% ke level US$ 1.879 per ons troi pada Jumat (13/11) pagi. Harga emas menguat pada Jumat (13/11) pagi. Mengutip Bloomberg pada pukul 09.02 WIB, harga emas spot bertengger di level US$ 1.879,21 per ons troi alias menguat 0,13%. Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember 2020 naik 0,27% ke level US$ 1.878,40 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas masih terpengaruh oleh kebijakan ekonomi global dan perkembangan kasus virus corona. “Pasar emas fokus pada stimulus dan pada jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA – Streible menambahkan bahwa investor masih belum mengetahui detail pendistribusian vaksin. “Bahkan jika masyarakat memiliki vaksin, mereka mungkin tidak akan agresif saat keluar,” tambah Streible. Amerika Serikat terus mencatat rekor kasus positif corona suram. Wabah yang memburuk di timur laut negara itu menambah tekanan di atas Midwest yang sudah terguncang.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Data pada hari Kamis (12/11) menunjukkan jumlah orang AS yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun. Tetapi laju penurunan melambat dan peningkatan lebih lanjut dapat dibatasi oleh pandemi Covid-19 yang makin luas.

Fokus investor sekarang bergeser ke pidato presiden Federal Reserve Banks of Chicago dan New York AS mengenai stimulus moneter dan stabilitas ekonomi di kemudian hari. Emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang meluas karena dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

“Secara teknis, harga emas tetap berada di saluran lateral utama antara US$ 1.850 dan US$ 2.070,” kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa, dalam sebuah catatan.

Harga emas masih betah nangkring di level US$ 1.879 per ons troi di pasar spot

Harga emas masih menguat pada Jumat (13/11) pagi. Mengutip Bloomberg pada pukul 09.58 WIB, harga emas bertengger di level US$ 1.879,14 per ons troi alias menguat 0,12%. Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember 2020 naik 0,21% ke level Rp 1.877,30 per ons troi.

Harga emas masih terpengaruh oleh kebijakan ekonomi global dan perkembangan kasus virus corona. “Pasar emas fokus pada stimulus dan pada jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago kepada Reuters. 

Streible menambahkan bahwa investor masih belum mengetahui detail pendistribusian vaksin. “Bahkan jika masyarakat memiliki vaksin, mereka mungkin tidak akan agresif saat keluar,” tambah Streible.

Amerika Serikat terus mencatat rekor kasus positif corona suram. Wabah yang memburuk di timur laut negara itu menambah tekanan di atas Midwest yang sudah terguncang.

Data pada hari Kamis (12/11) menunjukkan jumlah orang AS yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun. Tetapi laju penurunan melambat dan peningkatan lebih lanjut dapat dibatasi oleh pandemi Covid-19 yang makin luas.

Fokus investor sekarang bergeser ke pidato presiden Federal Reserve Banks of Chicago dan New York AS mengenai stimulus moneter dan stabilitas ekonomi di kemudian hari. Emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang meluas karena dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

“Secara teknis, harga emas tetap berada di saluran lateral utama antara US$ 1.850 dan US$ 2.070,” kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa, dalam sebuah catatan.

Source : kontan.co.id