PT KP PRESS – Harga emas turun tipis ke US$ US$ 1.901 per ons troi pada pagi ini (2/10). Harga emas kembali berada di jalur yang terbaik mingguan dalam hampir dua bulan. Harga si kuning mendapat sokongan dari harapan baru untuk stimulus fiskal dari Washington yang menghibur investor, meskipun ada sedikit koreksi karena kenaikan dolar Amerika Serikat.

KONTAK PERKASA FUTURES – Jumat (2/10) pukul 08.30 WIB, harga emas spot turun 0,2% menjadi US$ 1.901,98 per ons troi. Namun, pada sesi sebelumnya, harga emas sudah naik 1%. Bahkan di pekan ini, harga si kuning sudah naik lebih dari 2%, persentase kenaikan mingguan terbesar sejak pekan yang berakhir 7 Agustus.

PT KONTAK PERKASA – Sementara itu, harga emas berjangka kontrak pengiriman Desember 2020 turun 0,4% menjadi US$ 1.909,20 per ons troi. Pelemahan di awal perdagangan hari ini terjadi karena indeks dolar AS yang naik 0,1% terhadap para pesaingnya. Ini membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Selain itu, jumlah orang di AS yang mengajukan klaim baru untuk manfaat pengangguran turun pada pekan lalu. Namun, investor masih menganggap jumlahnya tetap berada di tingkat resesi. Sementara pendapatan pribadi turun pada bulan Agustus, menggarisbawahi kebutuhan akan paket penyelamatan pemerintah lainnya untuk bisnis dan penganggur perlu digenjot.

Nasib stimulus baru pun masih belum jelas. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat AS sudah menyetujui anggaran US$ 2,2 triliun yang diajukan Partai Demokrat untuk bantuan baru dari pandemi virus corona.

Tetapi, jalan panjang mesti dilalui karena Gedung Putih kemungkinan besar akan mengajukan keberatan dan Partai Republik juga diprediksi akan menjatuhkannya di Senat.

Dari sisi pasar saham pun, bursa Asia sedikit berubah pada hari ini. Pasar masih menanti hasil kesepakatan stimulus AS dan data ketenagakerjaan yang baru untuk membaca tentang dampak ekonomi dari pandemi.

Di sisi lain, tim kampanye Presiden Donald Trump menolak panggilan untuk aturan baru guna mengatur debat berikutnya. Seperti diketahui, pada debat perdana, kedua calon presiden ini malah saling serang dan banjir interupsi.

Source : kontan.co.id