Kontakperkasa Futures – Mata uang euro diperdagangkan  sebesar 0,1 % dari level terendah dalam dua tahun terakhir karena perdana menteri Yunani mencoba untuk mendapatkan konfirmasi calon presiden dan menghindari pemilu parlemen awal yang berisiko memutus kerja sama internasional negara tersebut.

Mata uang Australia dan Selandia Baru terun setelah data menunjukkan keuntungan industri turun di China, mitra dagang terbesar negara-negara Pasifik Selatan. Sementara mata uang yen melemah untuk hari kedua di tengah spekulasi bank sentral Jepang yang akan memperkenalkan lebih jauh mata uang tersebut mengalami depresiasi stimulus untuk menghidupkan kembali pertumbuhan perekonomian negara tersebut.

Mata uang euro turun 0,1 % ke level $ 1,2176 pukul 09:15 pagi di Tokyo. Mata uang tersebut terdepresiasi ke level $ 1,2165 pada 23 Desember lalu, merupakan level terendahnya sejak Agustus 2012 lalu. Mata uang yen turun ke level 120,44 terhadap dolar, dari level 120,31 pada 26 Desember lalu.

Dolar Australia turun 0,1 % ke level 81,13 sen AS. Sementara mata uang Selandia Baru turun 0,2 % ke level 77,47 sen. (vck)

Sumber: Bloomberg