Kontakperkasa Futures – Emas mengalami penurunan seiring para investor menimbang prospek suku bunga AS yang lebih tinggi di tengah tanda-tanda bahwa melambatnya ekonomi global dapat mempengaruhi perekonomian terbesar dunia.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,272.83 per ons pukul 9:20 pagi waktu Singapura dari level sebelumnya $ 1,274.41, ketika harga turun 0,7 %, menurut harga dari Bloomberg. Sementara itu, kemarin logam pangkas penurunan sebesar 1,4 % setelah laporan menunjukkan output industri melambat, indeks perubahan harga lebih dari 100 hari naik menjadi 18,5, kenaikan tertingginya sejak Februari 2014, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Emas menguat 7,5 % selama tahun ini, mengumpulkan penurunan 2 tahun terakhir, terkait pertumbuhan ekonomi melambat memicu bank sentral di Eropa dan Asia untuk menambah stimulus. Yang telah meningkatkan spekulasi bahwa The Fed mungkin menunda menaikkan suku bunga. Sementara laporan kemarin menunjukkan manufaktur AS diperluas pada bulan lalu di laju terendah dalam setahun terakhir, data pekan ini mungkin menunjukkan pengusaha terus menambah pekerja pada bulan Januari.

Emas untuk pengiriman bulan April turun 0,2 % ke level $ 1,274.50 per ons di Comex New York. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah setelah hentikan kenaikan 3 hari terakhir terkait Yunani mengundurkan diri pada zona euro untuk catat utang, memacu kenaikan mata uang umum.

Perak untuk pengiriman segera diperdagangkan sedikit berubah pada level $ 17,2167 per ons. Sedangkan spot platinum naik 0,2 % ke level $ 1,230.25 per ons dan paladium naik 0,2 % ke level $ 788 per ons. (knc)

Sumber : Bloomberg