PT KONTAK PERKASA –¬†Harga emas terus menurun ke level terendah baru pada tahun ini. Kamis (2/8) pukul 7.27 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange turun 0,14% ke US$ 1.225,90 per ons troi dari penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.227,60 per ons troi.

Harga emas terus turun dalam dua hari berturut-turut. Logam mulia terus mencetak harga terendah baru pada tahun ini. Harga emas sudah turun 8,51% sejak awal tahun.

Harga tertinggi emas sepanjang tahun 2018 adalah US$ 1.390,40 per ons troi yang tercapai pada 25 Januari 2018 lalu. Sedangkan harga rata-rata emas hingga hari ini mencapai US$ 1.324,75 per ons troi.

Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan tarif impor baru bagi US$ 200 miliar produk dari China menyebabkan investor lebih memilih dollar AS sebagai safe haven. “Tensi perang dagang memicu aliran safe haven ke dollar. The greenback masih menjadi safe haven yang lebih dipilih ketimbang emas,” kata Barnabas Gan, analis OCBC kepada Reuters.

Sementara itu keputusan Federal Reserve untuk menahan suku bunga acuan menyebabkan pelemahan harga emas terus hari ini lebih landai daripada penurunan hari sebelumnya.

PT Aneka Tambang Tbk mencetak kenaikan penjualan emas signifikan pada semester I 2018. Sepanjang paruh pertama tahun ini, emiten tambang pelat merah bersandi saham ANTM tersebut mencatat penjualan emas seberat 13,7 ton.

Jumlah tersebut melonjak 356,67% dibandingkan penjualan di semester I 2017 yang hanya sebanyak 3 ton. Perolehan pada semester I 2018 pun lebih tinggi ketimbang penjualan setahun penuh 2017 yang berjumlah 13,2 ton.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo cukup optimistis sampai akhir tahun 2018 pihaknya mampu menjual emas hingga lebih dari 24 ton. Arie menegaskan, pencapaian ini merupakan titik balik Antam untuk kembali menggapai masa-masa kejayaannya.

Arie bercerita, pada tahun 2015 penjualan emas Antam sempat mencapai 40 ton per tahun. “Semester pertama tahun ini kami bisa meningkatkan volume penjualan sangat tinggi. Kami yakin tiga hingga empat tahun ke depan bisa kembeli menjual hingga 40 ton per tahun,” tutur Arie, usai perayaan ulang tahun ke-50 Antam, di Hotel Kempinski, Senin (30/7) malam.

Arie menambahkan, minat pembelian emas batangan oleh masyarakat tetap tinggi. Ini lantaran emas dipandang sebagai sarana investasi yang stabil. Dia pun memprediksi harga emas akan terus meningkat hingga akhir tahun ke level US$ 1.280 per ons troi dari saat ini di kisaran US$ 1.228 per ons troi. Alhasil, prospek hingga akhir tahun akan tetap menarik dari sisi kenaikan harga.

Adapun bertepatan pada ulang tahunnya ke-50, Antam juga meluncurkan desain dan kemasan emas baru. Produk baru ini tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.

Salah satu keunggulan kemasan kali ini adalah Antam menggunakan teknologi CertiCard yang dilengkapi material kemasan yang stabil dan kualitas optik tinggi. Antam pun melengkap desain kemasannya dengan security barcode (CertiCode) yang dapat di scan menggunakan aplikasi CertiEye. Hal ini untuk memverifikasi keaslian produk emas Antam yang Anda miliki.

Source : kontan.co.id