KontakPerkasa Futures – Emas mempertahankan gain terpanjang dalam enam minggu setelah pembicaraan antara Yunani dan kreditor atas perpanjangan bailout tidak menemukan titik terang, meningkatkan kekhawatiran bahwa Yunani mungkin kehabisan dana dan meninggalkan euro.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan di level $ 1,233.32 per ons pada pukul 9:04 pagi di Singapura dari level $ 1,232.55 pada hari Senin, menurut Bloomberg generic pricing. Emas menguat untuk hari ketiga pada 16 Februari untuk mencatatkan keuntungan terpanjang sejak 6 Januari yang lalu, dan kenaikkan keempat pada hari Selasa akan menjadi yang terpanjang sejak bulan Oktober yang lalu.

Para Menteri mencoba untuk menyepakati program dukungan finansial untuk menjaga Yunani untuk bertahan di akhir bulan ketika program yang ada berakhir. Tanpa kesepakatan, Yunani bisa kehabisan uang pada akhir Maret, memaksa Perdana Menteri Alexis Tsipras untuk mempertimbangkan mengingkari janji-janji kepada para pemilih atau bahkan meninggalkan mata uang tunggal. Pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menilai situasi Yunani ketika mereka bertemu pada hari Rabu untuk menyelesaikan rencana mereka untuk perluasan program stimulus di wilayahnya.

Pembicaraan pada hari Senin di Brussels berakhir tiba-tiba, dengan Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis mengatakan bahwa Komisi Eropa telah menawarkan jalan lebih lanjut bahwa para menteri keuangan kawasan euro kemudian menolak untuk meletakkan di atas meja. Sebaliknya, Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem menawarkan sebuah pernyataan yang berbeda dalam mengikat Yunani untuk perpanjangan program yang ada.

ECB mengumumkan program pada 22 Januari untuk membeli € 60 miliar ($ 68 miliar) dari aset per bulan selama setidaknya 19 bulan untuk mencegah deflasi.

Emas untuk pengiriman April diperdagangkan di level $ 1.233 per ons di Comex New York, 0,5% lebih tinggi dari penutupan pada 13 Februari. Perak untuk pengiriman segera naik 0,3% menjadi $ 17,3218 per ons.(frk)

Sumber : Bloomberg