Kontakperkasa Futures – Emas melonjak sebesar 2,5 persen pada hari Jumat hampir menembus level $ 1.200 per ons seiring short-covering, dana pembelian baru dan melemahnya dolar secara tiba-tiba ditengah rilis data retail AS yang lebih baik dari perkiraan telah mengurangi permintaan untuk logam safe haven.

Bullion melesat lebih dari $40, dua pekan tertingginya ke level di$ 1,193.34 di New York pasca turun lebih dari 1 persen pada awal perdagangan ke level $1.145, di mana dukungan yang kuat terlihat dalam dua kali terakhir dalam empat sesi, memicu pre-pekan short covering.

Pukul 15.00 waktu setempat lonjakan sangat mencolok dalam besaran dan volume perdagangan, dengan sebanya 25.000 lot diperdagangkan hanya dalam sepuluh menit, dan hampir setengah dari volume kontrak Desember hari itu ditransaksikan hanya dalam waktu 30 menit.

Emas jatuh pada awal sesi pasca Departemen Perdagangan mengatakan penjualan ritel AS naik sebesar 0,5 persen pada Oktober, tanda konsumen Amerika semangat menghabiskan lebih pendapatannya dan bisa membantu pertumbuhan menjaga ekonomi pada kecepatan yang cepat.

Pukul 02:42 EST (1942 GMT), spot emas naik sebesar 2,5 persen ke level $1,190.60 per ounce, kenaikan tajam dari level terendahnya di level $ 1,146.64 pasca laporan.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik $24,10 ke level $ 1,185.60 per ons, dengan volume perdagangan sekitar 60 persen di atas moving average 30-hari, data Reuters awal menunjukkan.

Kenaikan yang dramatis menempatkan emas di jalur menuju satu hari terbaik dalam sebulan terakhir dan naik lebih dari 1 persen untuk pekan ini, kenaikan kedua secara berturut-turut. (izr)

Sumber: Reuters