PT KP PRESS – Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada perdagangan hari pertama Desember.

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam, Senin (2/12) berada di Rp 746.000. Artinya harga ini turun Rp 1.000 dari perdagangan Sabtu (30/11).

PT KONTAK PERKASA – Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam berada pada di Rp 666.500 atau naik Rp 5.000 dari sesi sebelumnya.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 397.500

Harga emas 1 gram: Rp 746.000

Harga emas 5 gram: Rp 3.550.000

Harga emas 10 gram: Rp 7.035.000

Harga emas 25 gram: Rp 17.480.000

Harga emas 50 gram: Rp 34.885.000

Harga emas 100 gram: Rp 69.700.000

Harga emas 250 gram: Rp 174.000.000

Harga emas 500 gram: Rp 347.800.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 695.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Emas turun 0,22% di awal perdagangan hari pertama Desember

Harga emas kembali tertekan di perdagangan hari pertama bulan Desember, Senin (2/12). Mengutip Bloomberg, pukul 8.14 WIB, emas pasar spot ke level US$ 1.460,74 per ons troi atau turun 0,22% dari sesi perdagangan akhir pekan kemarin.

Senasib, emas berjangka untuk pengiriman Februari 2020 ke level US$ 1.466,90 per ons troi atau turun 0,39% dari sesi sebelumnya.

Pasar masih menunggu perkembangan lebih lanjut tentang nasib pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China. Setelah Beijing akan mengambil sikap balasan terhadap Washington yang mengesahkan undang-undang yang mendukung para demonstran Hong Kong.

″ (Penandatanganan RUU) membuat mundur selangkah lagi dari kemungkinan perjanjian perdagangan dengan China, yang benar-benar membuat mereka sedikit kesal. Itulah sebabnya kami melihat ekuitas turun dan emas berjangka naik, “kata Phillip Streible, analis RJO Futures dilansir dari CNBC.

Sebelumnya, ekspektasi penandatanganan kesepakatan dagang fase satu antara China dan AS telah mendorong pasar saham dunia menembus level tertingginya. Di sisi lain mengurangi permintaan untuk aset safe haven seperti emas.

Emas, umumnya dianggap sebagai lindung nilai selama masa ketidakpastian keuangan atau politik. Namun, harga emas masih di jalur untuk tahun terbaik mereka sejak 2010, setelah naik 13,5% sejauh ini di 2019.

Source : kontan.co.id