PT KONTAK PERKASA FUTURES BANDUNG – Wall Street sedikit menguat pada Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Dow Jones Industrial Average memperpanjang rekor kenaikannya menjadi hari keempat berturut-turut, karena investor menyambut data ekonomi positif di tengah melompatnya harga minyak.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 54,37 poin atau 0,29 % menjadi berakhir di 18.923,06. Indeks S&P 500 naik 16,19 poin atau 0,75 % menjadi ditutup pada 2.180,39, dan indeks komposit. Nasdaq melonjak 57,23 poin atau 1,10 % menjadi 5.275,62.

Departemen Perdagangan AS pada Selasa mengumumkan bahwa perkiraan awal penjualan ritel AS untuk Oktober naik 0,8 % dari bulan sebelumnya menjadi 465,9 miliar dolar AS, mengalahkan perkiraan pasar 0,6 %.

“Konsumen kembali. Penjualan ritel hampir tidak meningkat pada Juli dan Agustus, tetapi September direvisi dari lemah menjadi kuat dan Oktober adalah gangbusters. Ini tidak perlu dikatakan, namun laporan ini memperkuat alasan bagi Fed untuk menaikkan suku bunga pada Desember,” kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial.

Wall Street. Sementara itu, harga impor AS naik 0,5 % pada Oktober, setelah meningkat 0,2 % pada September, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Selasa. Indeks harga untuk ekspor AS meningkat 0,2 % pada Oktober menyusul peningkatan 0,3 % bulan sebelumnya.

Sebuah “rebound” kuat harga minyak juga memberikan dorongan naik bagi pasar saham. Harga minyak melonjak pada Selasa setelah selama tiga sesi merugi, dengan minyak mentah AS dan minyak mentah Brent melonjak hampir 6 %, karena pasar melihat meningkatnya peluang bagi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mencapai kesepakatan pembekuan produksi pada akhir bulan ini.

Terangkat oleh harga minyak yang melonjak, sektor energi naik tajam 2,68 % pada Selasa, sebagai pencetak keuntungan terbesar dalam 10 sektor S&P 500, demikian Xinhua.

Source : kontan.co.id