KONTAK PERKASA FUTURES – Dow Jones dan S&P 500 berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa (13/11) menyusul penurunan dalam saham energi dan Boeing. Meski demikian saham teknologi naik tipis memperbarui harapan akan terjadinya kemajuan pembicaraan perdagangan.

Nasdaq mengakhiri hari perdagangan secara mendatar. Rebound saham teknologi membawa indeks keluar dari teritori negatif.

Saham energi menjadi pemberat S&P 500, tertekan oleh penurunan harga minyak mentah yang mencapai 7,1%; sebuah penurunan harian terparah dalam dua setengah tahun terakhir. Sektor energi ditutup turun 2,4%.

Boeing Co melaporkan kenaikan 37% pengiriman 737 pada Oktober, tetapi harga sahamnya jatuh akibat kekhawatiran terkait kecelakaan yang terjadi di Indonesia. Saham pabrik pesawat terbang ini mengakhiri hari perdagangan dengan penurunan 2,1%, sekaligus menjadi beban terbesar indeks Dow.

Ketegangan perdagangan AS-China agak mereda oleh harapan dua ekonomi terbesar dunia akan menemukan titik terang. Penasihat AS mengatakan kedua pemimpin negara akan bertemu pada pertemuan G20 akhir bulan ini.

“Jika Anda melihat sentimen investor, cukup jelas dalam hari-hari reli yang tajam selama beberapa hari terakhir tidak ada keyakinan yang signifikan di sana,” kata Oliver Pursche, wakil ketua dan kepala ahli strategi pasar di Bruderman Asset Management di New York kepada Reuters.

Dow Jones Industrial Average turun 100,69 poin (-0,4%) menjadi 25.286,49. S&P 500 turun 4,04 poin(-0,15%) menjadi 2,722.18. Nasdaq Composite naik 0,01 poin (0%) menjadi 7.200,88. Patut dicatat, indeks S&P 500 mencatat penutupan terendah sejak 31 Oktober.

Saham General Electric masih turun hingga 7,8% karena konglomerat itu mengumumkan rencana menghimpun dan US$ 4 miliar dari penjualan saham di bisnis jasa ladang minyak Baker Hughes.

Saham Homebuilder Beazer Homes USA Inc melonjak 30,6% setelah pendapatan kuartalnya melampaui estimasi dan perusahaan mengumumkan rencana pembelian saham kembali (buy back) senilai US$ 50 juta.

Saham Amazon.com ditutup turun 0,3% setelah pengecer online itu mengumumkan bahwa mereka telah memilih New York City dan Northern Virginia sebagai dua markas baru.

Musim laporan keuangan kuartal ketiga mendekati akhir dengan 91% perusahaan S&P 500 telah melaporkan dan 77,5% di antaranya mengalahkan estimasi, menurut data Refinitiv.

Volume perdagangan di bursa AS sekitar 8,2 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 8,4 miliar selama 20 sesi terakhir.

Source : kontan.co.id