KontakPerkasa Futures – Dolar mempertahankan penurunan terhadap euro dan yen setelah data manufaktur yang lemah memicu spekulasi bahwa AS akan mendorong kembali waktu untuk kenaikan suku bunga. Minyak berada di dekat level tertinggi dalam tahun 2015 dan saham berjangka Asia di buka mixed.

Greenback stabil di level $ 1,0677 per euro pada pukul 8:27 pagi di Tokyo, dan diperdagangkan di dekat dua minggu terendah terhadap mata uang Jepang. Minyak AS turun 0,6% ke level $ 56,06 per barel setelah pada hari Rabu menguat 5,8%. Tembaga berjangka naik 0,3%. Kontrak berjangka pada indeks saham Australia dan Korea Selatan mengisyaratkan penguatan, sementara kontrak pada saham China turun dalam perdagangan terbaru. Netflix Inc melonjak pada perpanjangan perdagangan AS.

Output industri AS turun lebih dari yang diproyeksikan oleh ekonom pada bulan Maret lalu, dengan Federal Reserve memeriksa data ekonomi untuk menentukan waktu terbaik dalam menaikkan acuan biaya pinjaman. Indeks saham Eropa kembali ke rekor tertinggi setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan pembelian aset membantu pemulihan perekonomian dan program QE harus dilaksanakan sepenuhnya. Sementara Australia akan melaporkan data ketenagakerjaan pada hari ini.(frk)

Sumber: Bloomberg