Dolar menguat di atas 110 yen untuk pertama kalinya sejak Agustus 2008 silam jelang rilis laporan bahwa para ekonom mengatakan akan menunjukkan mayoritas perusahaan AS menambahkan lebih dari 200.000 pekerja untuk bulan keenam.

Dolar AS menguat terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama dunia di tengah spekulasi membaiknya perekonomian AS sehingga akan memberikan Federal Reserve lebih banyak alasan untuk menaikkan tingkat suku bunga. Dolar Australia turun ke level terendahnya dalam delapan bulan terakhir pasca penjualan ritel meningkat kurang dari perkiraan para ekonom. Mata uang Won Korea Selatan turun di tengah kekhawatiran pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk melemahkan mata uang. Euro melemah ke level terendah dalam dua tahun terakhir terkait laporan yang menunjukkan manufaktur di Jerman secara tak terduga mengalami kontraksi pada bulan September kemarin.

Dolar naik sebesar 0,2 persen ke level 109,81 yen pukul 09:08 pagi waktu London pasca sebelumnya mencapai level 110,09, merupakan level tertinggi sejak 25 Agustus 2008 silam, Sementara dolar naik sebesar 0,3 persen ke level $ 1,2590 per euro pasca kemarin menyentuh nilai sebesar $ 1,2571, merupakan level tertingginya sejak September 2012 lalu. Mata uang Euro turun sebesar 0,2 persen ke level 138,23 yen. (vck)

Sumber: Bloomberg