KontakPerkasa Futures – Dolar turun pada pekan ke-2 secara beruntun seiring para trader berspekulasi bahwa kenaikan pada belanja konsumen tidak akan cukup untuk menekan Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga.

Hari ini Ketua The Fed Janet Yellen menyatakan bahwa dia membenarkan jika The Fed akan menaikkan suku bunga di tahun ini dan kenaikan suku bunga berikutnya akan dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi. Pekan lalu Indeks Spot Dolar Bloomberg berfluktuasi turun 2.2% sekaligus penurunan tertajamnya sejak Oktober 2011 lalu setelah Federal Open Market Committee merevisi perkiraan terkait laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0.2% ke level 1,190.89 pukul 5 sore ini waktu New York yang sekaligus memangkas penurunan mingguan sebesar 0.3%.

Sedangkan dolar stagnan di level $1.0889 per euro dengan mencatatkan penurunan 0.6% dalam sepekan terakhir dan pekan ini juga mengalami penurunan sebesar 0.8% ke level 119.13 yen. (bgs)

Sumber : Bloomberg