Dolar Australia sedang berjuang memulihkan penurunan setelah rilis data belanja modal yang menunjukkan penurunan.

Pukul 12.00 siang ini waktu Australia, Aussie diperdagangkan di level US78.08c turun dari level US78.47c di Kamis lalu.

Rilis data pada Kamis lalu menunjukkan investasi bisnis bulan Desember lalu turun 2.2%, penurunan yang lebih besar dari perkiraan pasar yang menyatakan sebesar 1.6%. Penurunan yang berlanjut pada investasi diperkirakan akan terjadi di tahun finansial mendatang.

Kepala analis forex dari FXCM John Kicklighter menyatakan bahwa rilis data tersebut bukan tanda yang baik bagi periode bisnis terkait rilsi data ekonomi pekan depan, yang meliputi rilis GDP (gross domestic product) pada hari Rabu pekan depan.

Selain itu di pekan depan tepatnya hari Selasa pekan depan ada keputusan pertemuan Dewan Bank Sentral dan suku bunga.

Pasar berjangka dan para ekonom memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga, yang mana oleh Kicklighter dikatakan akan menambah volatilitas bagi dolar Australia.

Sementara itu, pasar obligasi turun tipis.

Kontrak obligasi berjangka dengan tenor 10 tahun Maret 2015 diperdagangkan di level 97.570 (mengimplikasikan imbal hasil 2.430%), turun dari 97.615 (2.385%) pada Kamis lalu.

Kontrak obligasi berjangka dengan tenor 3 tahun Maret 2015 diperdagangkan di level 98.210 (1.790%), level yang sama pada sesi penutupan sebelumnya. (bgs)

Sumber : MarketsSpectator