KontakPerkasa Futures – Dolar Australia berada di atas level US78c menyusul data penjualan ritel sesuai dengan perkiraan sebelumnya.
Pukul 12 siang ini waktu Australia, Aussie diperdagangkan di level US78.20c, turun dari US78.23c pada hari Rabu lalu.
Penjualan ritel bulan Januari naik 0.4% dan defisit neraca perdagangan Australia setara dengan perkriaan dan sedikit berdampak pada pergerakan mata uang, hal itu menurut analis forex Sean Callow dari Westpac.
Dolar Australia berada di level 103.04 sen Selandia Baru, naik dari level rekor terendahnya 102.96 NZ sen yang menerpa di awal pagi ini.
Data penjualan ritel tidak akan mempengaruhi keputusan penetapan suku bunga Reserve Bank kedepannya, menurut Callow.
Sementara harga obligasi berjangka Australia bergerak bervariasi.
Kontrak obligasi berjangka dengan tenor 10 tahun Maret 2015 diperdagangkan di level 97.405 (mengimplikasikan imbal hasil 2.595%), tidak berubah sejak Rabu kemarin.
Kontrak obligasi berjangka dengan tenor 3 tahun Maret 2015 diperdagangkan di level 98.070 (1.930%), turun dari 98.100 (1.900%).
Sumber : MarketsSpectator