KONTAK PERKASA FUTURES – Satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bernama BRISat akan diluncurkan ke orbit pada 8 Juni 2016 di Kuorou, French Guiana, Amerika Selatan.

Untuk membeli satelit ini, BRI menggelontorkan investasi US$ 250 juta atau setara Rp 3,375 triliun.

“Kita beli Rp 3,375 triliun,” kata Direktur utama BRI, Asmawi Syam dalam press conference di Gedung BRI I, Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Saat diluncurkan, satelit buatan Space Systems/Loral, LLC (SSL) Palo Alto, California itu akan mulai beroperasi pada Agustus 2016. Satelit BRISat akan berada di atas wilayah Indonesia, tepatnya di atas udara Papua.

Saat di angkasa, satelit ini mampu bertahan sampai 17 tahun.

“Kita bisa pakai satelit 15 tahun, extended 2 tahun jadi 17 tahun,” ujarnya.

Saat beroperasi, satelit akan mendukung operasional jaringan kantor BRI yang tersebar di seluruh penjuru negeri, bahkan pedalaman. Nantinya, BRISat ini akan dikelola dari pusat kendali di Ragunan, Jakarta Selatan.

“Terkait SDM juga kita siapkan. Nanti dioperasikan 53 orang untuk kelola 45 transponder,” sebutnya.

Source : detik.com