Wall Street ‘Istirahat’

KONTAK PERKASA FUTURES – Wall Street, Bursa saham di Amerika Serikat (AS) berakhir melemah pada perdagangan Kamis, setelah dalam sepekan terakhir beberapa kali mencetak rekor baru. Pelemahan disebabkan karena mengecewakannya kinerja sejumlah emiten.

Sehari sebelumnya, indeks saham S&P 500 serta Dow Jones mencetak rekor. Bahkan Dow Jones terus bergerak naik dalam 9 hari berturut-turut.

Melemahnya Dow Jones, disebabkan oleh penurunan saham Southwest Airlines sebesar 11,2%, serta saham Union Pacific sebesar 3,4%. Union Pacific adalah perusahaan transportasi, yang labanya mengalami penurunan di kuartal II-2016.

“Pasar hanya kelelahan. Sebelumnya pasar terus menerus meningkat, dan penurunan yang terjadi alami,” kata Stephen Massocca, Analis, dikutip dari Reuters, Jumat (22/7/2016).

Pada jual beli Kamis (21/7/2016), indeks saham Dow Jones melemah 77,8 poin (0,42%) menjadi 18.517,23. Indeks saham S&P 500 melemah 7,85 poin (0,36%) menjadi 2.165,17. Lalu indeks saham Nasdaq Composite melemah 16,03 poin (0,31%) menjadi 5.073,90.

Sehari sebelumnya, indeks saham S&P 500 serta Dow Jones mencetak rekor. Bahkan Dow Jones terus bergerak naik dalam 9 hari berturut-turut.

Melemahnya Dow Jones, disebabkan oleh penurunan saham Southwest Airlines sebesar 11,2%, serta saham Union Pacific sebesar 3,4%. Union Pacific adalah perusahaan transportasi, yang labanya mengalami penurunan di kuartal II-2016.

Ada 6,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Di bawah rata-rata sebanyak 7,5 miliar lembar saham per hari, dalam 20 hari terakhir.

Source : detik.com