Kontakperkasa Futures – Saham China merosot tajam dalam 2 pekan terakhir setelah indeks manufaktur mengisyaratkan menuyust pertama kalinya dalam lebih dari 2 tahun dan Presiden China Minsheng Banking Corp Mao Xiaofeng mengundurkan diri.

Saham China Minsheng memimpin penurunan bagi perusahaan keuangan, melemah 4,5 % setelah Caixin melaporkan bahwa Mao sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Saham China Railway Construction Corp dan Air China Ltd turun lebih dari 4 % setelah Indeks Pembelian Manajer (PMI) pemerintah turun ke angka 49,8 pada bulan lalu dari angka sebelumnya 50,1 pada bulan Desember. Suku bunga acuan pasar uang China melonjak untuk hari ke 4 setelah regulator sekuritas menyetujui 24 penawaran umum perdana.

Indeks Shanghai Composite turun 1,9 % ke level 3,147.99 pukul 09:37 pagi waktu setempat. Indeks tersebut anjlok sebesar 6,8 % selama 5 hari terakhir karena pemerintah meningkatkan pengawasan pinjaman margin, sedangkan data pabrik menambah kekhawatiran pelemahan ekonomi.

Indeks CSI 300 turun 1,9 %. Indeks Hang Seng China Enterprises Hong Kong melemah 1,4 %, sedangkan Indeks Hang Seng merosot 0,4 %. Indeks Equity China-US Bloomberg, saham perusahaan AS yang diperdagangkan di China, turun 1,6 % di New York pada 30 Januari kemarin.

Utang marjin luar biasa China turun untuk pertama kalinya dalam 8 hari terakhir sampai 30 Januari di Shanghai, menurut data dari bursa China. Ini turun 0,5 % menjadi 773.980 juta yuan ($ 123 miliar) dari rekor sebelumnya sebesar 777.6 miliar yuan pada 29 Januari.

PMI pemerintah melewatkan perkiraan rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg dari angka 50,2 dan berada di bawah perluasan pemisah tingkat 50 dan kontraksi. (knc)

Sumber : Bloomberg