KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Dow Jones berakhir menguat pada rekor tertingginya di perdagangan hari Jumat. Indeks utama jual beli yang mengalami kenaikan selama 3 pekan berturut-turut dan awal musim yang produktif menghasilkan kepercayaan bagi penanam modal.

Namun ekuitas berjangka melemah pada akhir perdagangan menyusul laporan yang berkenaan dengan percobaan kudeta di Turki. Pihak militer menyebutkan telah merebut kekuasaan, namun perdana menteri mengumumkan kudeta telah digagalkan.

“Imbal hasil (Treasury) AS sudah jatuh, lira Turki turun drastis, emas naik, Anda dapat menyebutnya respons yang sesuai buku untuk situasi seperti ini,” kata kepala strategi portofolio di Wells Fargo Funds Management di Menomonee Falls, Brian Jacobsen, Wisconsin, dilansir dari Reuters, Sabtu (16/7/2016).

Bursa berjangka S&P 500 e-mini pun ikut melemah hingga berada pada posisi terendah 0,65% sesudah laporan tersebut, namun kemudian kerugian menipis lalu ditutup turun 0,5%.

Dow Jones Industrial Average menguat 10,14 poin atau 0,05% ke level 18.516,55. S&P 500 terkoreksi 2,01 poin atau 0,09% menjadi 2.161,74 lain itu Nasdaq Composite turun 4,47 poin atau 0,09% ke level 5.029,59.

Source : detik.com