Kontakperkasa Futures – Saham AS melemah diikuti penurunan pesanan barang tahan lama dan laba yang mengecewakan dari Caterpillar Inc dan Microsoft Corp meningkatkan kekhawatiran terhadap kekuatan perekonomian.

Saham teknologi di Indeks Standard & Poor 500 turun 3,3 % untuk penurunan terbesarnya sejak November 2011 lalu. Saham Microsoft anjlok sebesar 9,3 %, yang merupakan penurunan terbesarnya dalam 18 bulan terakhir, karena ijin penjualan software untuk bisnis berada di bawah perkiraan. Saham Caterpillar merosot 7,2 % setelah memperkirakan laba tahun 2015 tidak sesuai dengan perkiraan seiring anjloknya harga minyak memberikan sinyal bahwa menurunnya permintaan dari perusahaan-perusahaan energi. Saham Procter & Gamble Co turun 3,5 % terkait dolar AS bergerak naik dapat memangkas pendapatannya.

Indeks Standard & Poor 500 turun 1,3 % ke level 2,029.61 pukul 16:00 sore waktu New York, di bawah harga rata-rata selama 50 hari terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 291,30 poin, atau 1,7 %, ke level 17,387.40, setelah turun hampir 400 poin pada hari sebelumnya.

Perdagangan perusahaan di Indeks S&P 500 sebesar 15 % di atas rata-rata 30-hari seiring bursa dibuka untuk sehari penuh meskipun badai salju melumpuhkan sekitar New York City semalam hingga pagi hari. (knc)

Sumber : Bloomberg