PT KONTAK PERKASABursa saham Amerika Serikat (AS) meluncur dari rekor tertinggi sepanjang masa akibat rilis laporan keuangan. Senin (23/10), indeks Nasdaq turun 0,64% ke 6.586,83. Indeks S&P 500 turun 0,40% ke 2.564,98.

Sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,23% ke 23.273,96. Salah satu pemberat bursa saham adalah saham General Electric yang merosot 6,3%. Ini adalah penurunan terbesar saham GE dalam sehari sejak Agustus 2011.

Perusahaan ini melaporkan kinerja yang lebih rendah ketimbang ekspektasi analis. Bursa. Laba perusahaan ini tertekan oleh restrukturisasi dan lesunya bisnis minyak dan gas. Analis juga memperkirakan bahwa GE akan mengurangi pembayaran dividen.

Nigel Coe, analis Morgan Stanley menurunkan rating GE ke level underweight dari equal weight dan memangkas target harga dari US$ 25 menjadi US$ 25. “Penurunan target harga kami didorong oleh penurunan substansial ekspektasi laba. Kami juga melihat peluang besar pemangkasan dividen yang belum terhitung dalam valuasi sebelumnya,” kata dia seperti dikutip CNBC.

Pada indeks S&P saham-saham sektor industri dan telekomunikasi menjadi pemberat. Hasbro merupakan saham dengan penurunan terbesar kedua pada indeks S&P. Harga saham perusahaan ini terjun 8,6% setelah memperingatkan penjualan musim liburan yang lebih rendah karena kebangkrutan salah satu pelanggan terbesarnya, Toys ‘R’ Us.

Nasdaq turun akibat melorotnya saham-saham Amazon, Facebook, dan Alphabet.

Sekitar sepertiga konstituen S&P 500 akan melaporkan kinerja keuangan pekan ini. Emiten yang akan merilis laporan keuangan termasuk 3M, Caterpillar dan Boeing. Amazon, Alphabet, Comcast dan Twitter juga akan merilis kinerja pekan ini. “Rilis kinerja ini akan menjadi pendorong utama pasar sepekan,” kata Randy Frederick, vice president of trading and derivatives Charles Schwab.

Source : kontan.co.id