PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa Amerika Serikat ditutup lebih rendah dini hari tadi, untuk perdagangan Senin waktu setempat (22/10). Jelang akhir musim laporan keuangan kuartal ketiga, investor yang khawatir dengan kondisi Eropa mendorong penguatan dollar AS terhadap euro.

Euro tertekan atas ketidakpastian bujet Italia, sementara poundsterling jatuh di tengah negosiasi Brexit.

Indeks dollar melaju 0,32%, sementara euro turun 0,41% menjadi US$ 1,1466.

Selain itu, pemilu kongres AS yang akan digelar 6 November mendatang, sudah melemahkan selera investor.

“Setidaknya sampai pemilu pertengahan, bursa akan sulit mencetak kenaikan,” kata Alan Lancz, President Alan B. Lancz & Associates Inc di Toledo, Ohio, seperti dikutip Reuters.

Beberapa indeks utama AS melandai. Dow Jones Industrial Average jatuh 126,93 poin atau 0,5% menjadi 25.317,41.

Indeks S&P 500 kehilangan 11,9 poin atau 0,43% menjadi 2.755,88. Sedangkan Nasdaq Composite bertambah 19,60 poin atau 0,26% menjadi 7.468,63.

Sementara, AS segera mengakhiri puncak laporan keuangan, di mana pekan ini pasar menantikan segelintir laporan keuangan korporasi besar seperti Amazon, Alphabet, Microsoft, dan Caterpillar.

Didorong pertumbuhan ekonomi dan pemangkasan pajak korporasi, emiten di AS penghuni S&P 500 diperkirakan mencetak kenaikan earning per share 22% di akhir kuartal III.

Mengawali pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat. Meskipun sempat memerah, namun di akhir perdagangan Senin (22/10) indeks naik tipis 0,05% ke level 5.840.

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas mengungkap penguatan indeks hari ini ditopang oleh saham sektor infrastruktur khususnya telekomunikasi, serta rupiah yang pada awal pekan bergerak stabil di Rp 15.185 per dollar Amerika Serikat (AS).

Menurut Lanjar, secara teknikal IHSG seakan terkonsolidasi pada area resistance bearish trend dan MA50 namun tertahan pada support MA20.

Indikator stochastic bergerak pada area overbought dengan pola dead-cross. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak terkonsolidasi terancam tertekan hingga melemah melihat beberapa indikator memberikan signal jenuh beli. Maka dari itu, proyeksinya untuk Selasa (23/10) indeks akan bergerak di support 5.800 dan resisten 5.876.

Source : kontan.co.id