KONTAK PERKASA FUTURES – Sebuah bank asal Afrika Selatan menjadi korban pembobolan, yang dilakukan dari jarak 10.000 mil. Pembobolan dilakukan sejumlah orang dengan mengambil US$ 13 juta atau sekitar Rp 176 miliar, lewat mesin ATM dari benua berbeda.

Komplotan pencuri ini menggunakan 1.600 kartu untuk menarik uang dari 1.400 mesin ATM di Jepang. Demikian diberitakan media lokal Jepang, Kyodo, seperti dilansir dari CNN, Kamis (26/5/2016).

Kartu-kartu tersebut dipakai dengan menggunakan data curian dari nasabah South African Standard Bank Group.

Pencurian yang dialami South African Standard Bank Group, membutuhkan waktu sekitar 2 jam saja, dan dilakukan dengan cara menarik dana maksimal, yaitu 100.000 yen (US$ 913) lewat 14.000 transaksi.

Para pencuri menggunakan ATM miliki Seven Bank di seluruh Jepang. Bank tersebut menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Seven Bank menyatakan, tidak ada kerugian akibat insiden ini, dan meyakinkan para nasabah bahwa uang mereka aman.

Bank ini jadi salah satu dari dua bank di Jepang, yang menerima kartu kredit dan debit dari bank di luar negeri.

Seven Bank dimiliki oleh Seven & I Holding Co, perusahaan induk dari 7-Eleven. Bank ini memiliki 21.000 ATM yang lokasinya berada di dalam gerai 7-Eleven.

Source : detik.com