KONTAK PERKASA FUTURES – Analis. Meningkatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan akan mulai tertahan. Penyebabnya, indikator teknikal indeks telah memperlihatkan kondisi jenuh beli.

analis Reliance Securities, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG masih terlihat kuat di atas 5.400 serta kembali melebarkan upper bollinger bands.

Indikator stochastic menunjukkan pergerakan konsolidasi menguat di area jenuh beli berbarengan dengan indikator RSI yang mempunyai tekanan pada momentumnya pada area overbought.

“Sehingga diprediksikan penguatan IHSG akan mulai tertahan pada range pergerakan 5.365-5.490.” ucap Lanjar dalam riset yang diterima kami, Senin (8/8).

Pada jual beli hari ini, IHSG berakhir menguat 38,73 poin atau setara dengan 0,71% menjadi berada di level 5.458.98 dengan volume yang cukup besar. Keyakinan investor asing yang tercatat net buy cukup besar minggu lalu mampu membuka transaksi perdagangan pekan ini dengan peningkatan.

Analis investor asing pun masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 688,76 miliar pada jual beli hari ini. Lanjar mengucapkan, data indeks tingkat kepercayaan konsumen yang naik menjadi 114.2 yang asalnya 113.7 menjadi sentimen positif pada jual beli hari ini.

Bursa Asia memulai awal minggu dengan penguatan. Meningkatnya harga minyak serta baiknya data pengangguran di AS menjadi faktor yang menyebabkan yakinnya investor di awal minggu ini.

Meningkatnya surplus neraca perdagangan China yang bergerak dengan perkiraan seiring penaikan aktivitas ekspor menyebabkan investor melakukan spekulasi terhadap pemulihan ekonomi dari negara terbesar kedua di dunia itu.

Bursa Eropa juga dimulai optimis di awal pekan. Selain dari data kegiatan ekspor impor di China, data industrial productions di Jepang melemah menjadi pendorong penguatan yang mana dirilis naik MoM sejumlah 0.8% dari -0.9% serta YoY 0.5% dari -0.4%.

Source : kontan.co.id