Kontakperkasa Futures – Sekira 75 persen trader sektor minyak dan gas (migas) disebut hanya bermodalkan kertas. Pasalnya, dari 60 trader hanya 15 trader yang memiliki fasilitas gas.”Dari 60 trader hanya 15 trader yang miliki fasilitas gas, selebihnya para saudagar yang hanya bermodalkan kertas,” kata Menteri ESDM Sudirman Said di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Menurutnya, hal tersebut akan membuat banyak trader yang memiliki infrastruktur merasa tidak adil. Oleh sebab itu, Sudirman mengatakan pemerintah harus segera mengatasi hal tersebut.

“Sudah pasti yang di sini yang serius berdagang dan bangun infrastruktur enggak akan suka. Makanya pada waktunya trading gas hanya dimainkan oleh yang benar-benar serius,” jelas dia.

Menurutnya, keberadaan trader yang hanya bermodal kertas juga disebut hanya menyusahkan masyarakat. Apalagi trader tersebut memiliki kedekatan dengan penguasa yang dapat membantunya mendapatkan alokasi gas.

Untuk itu, Sudirman menjelaskan, ia akan membentuk agregator gas setelah pembahasan revisi Undang-undang Migas selesai.

(mrt)

Sumber